digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Kebutuhan Energi Migas di Indonesia makin bertambah tiap tahunnya, diperlukan eksplorasi dan eksploitasi cadangan migas di laut dalam Indonesia sebagai salah satu cara memenuhi kebutuhan tersebut. Salah satu sumur di laut dalam Indonesia adalah Cekungan Kutai, dengan kedalaman perairan >1000 m diperlukan struktur terapung untuk mengeksploitasi migas dari daerah tersebut. Salah satu jenis struktur terapung yang dapat digunakan adalah Spar. Spar adalah sebuah struktur terapung yang berbentuk silinder panjang vertikal yang dibentuk dari beberapa silinder kecil yang disambungkan menjadi satu struktur yang besar. Diperairan lepas Spar akan mengalami pergerakan yang diakibatkan oleh gaya lingkungan seperti gelombang, angin, dan arus serta dipengaruhi oleh ukuran dari hull, sistem moooring, dan kofigurasi riser. Dalam karya tulis ini akan dirancang ukuran hull Spar berupa diameter, panjang, draft serta ketebalan lambungnya untuk dianalisis keseimbangan dan kestabilannya. Akan dirancang juga sistem mooring dengan konfigurasi catenary sebanyak 12 mooring line yang ditambatkan ke dasar laut dan akan dikenakan gaya gelombang dari 12 arah sesuai dengan DNV-OS E301 menggunakan dua jenis gelombang yakni gelombang reguler dan gelombang acak (JONSWAP) akan dimodelkan pada sebuah perangkat lunak. Kemudian akan dilakukan analisis terhadap respon perpindahan Spar yang diatur dalam API RP 2SK sebesar 8% dari kedalaman perairan, dan gaya tarik pada mooring sesuai dengan API RP 2SK dengan aktor keamanan 50% dari MBL untuk analisis statik intact, 60% untuk analisis dinamik intact, 70% untuk analisis statik damage, dan 75% untuk analisis dinamik damage. Dengan hasil gaya tarik maksimal sebesar 48.3% dari MBL dan perpindahan maksimal sebesar 3.5% dari kedalaman perairan, dimana kedua parameter tersebutmemenuhi standard API RP 2SK.