Molten Salt Reactor (MSR) dipilih sebagai salah satu kandidat konsep reaktor generasi IV karena mempunyai beberapa keunggulan, diantaranya adalah sistem keamanan yang jauh lebih baik, anti ploriferasi, mempunyai sistem bahan bakar berbasis pembiakan, dan limbah yang dihasilkan jauh lebih sedikit. Baru-baru ini diusulkan suatu konsep Thorium Molten Salt Nuclear Energy Sinergetic (THORIMS-NES) dengan tahap pertama adalah pembangunan reactor jenis miniFuji. miniFuji menggunakan bahan bakar 233U-Thorium dengan 5 tahun masa refueling dan daya 350 MWt. Pada penelitian ini, digunakan bahan bakar 233UThorium dan Plutonium-Thorium dengan variasi daya 25-50 MWt dengan 20 tahun masa refueling. Plutonium yang digunakan dalam komposisi bahan bakar adalah, Reactor Grade Plutonium dan Weapon Grade Plutonium. Komposisi bahan bakar 233U-Thorium yang digunakan pada penelitian ini adalah 1.20-1.60% 233U dan 11.02-10.62% Thorium. Komposisi bahan bakar Reactor Grade Plutonium-Thorium yang digunakan pada penelitian ini adalah 8.26-5.46% Thorium dan 3.96-6.76% Plutonium. Komposisi bahan bakar Weapon grade Plutonium-Thorium yang digunakan pada penelitian ini adalah 11.6-8.26% Thorium dan 1.16-3.96% Plutonium. Dari simulasi perhitungan, kondisi kritis reaktor diperoleh ketika komposisi 233U sebesar 1.28% untuk daya 25 MWt, 1.34% untuk daya 30 MWt, 1.38% untuk daya 35 MWt, 1.44% untuk daya 40 MWt, 1.48% untuk daya 45 MWt dan 1.54% untuk daya 50 MWt. Untuk bahan bakar Reactor Grade Plutonium kondisi-kondisi kritis reaktor diperoleh ketika komposisi Plutonium sebesar 5.36% untuk daya 25-35 MWt dan 5.56% untuk daya 40-50 MWt. Untuk bahan bakar Weapon Grade Plutonium kondisi kondisi kritis reaktor diperoleh ketika
komposisi Plutonium sebesar 2.96% untuk daya 25-30 MWt, 3.16% untuk daya 35-45 MWt dan 3.36% untuk daya 50 MWt.
Perpustakaan Digital ITB