Article Details

PENGOLAHAN RENDA DAN TULLE DENGAN TEKNIK KNOT UNTUK MEMBERI NILAI TAMBAH LEMBARAN TEKSTIL

Oleh   CHRISTIN (NIM 172 04 025)
Kontributor / Dosen Pembimbing : Pembimbing: Drs. Zaini Rais, M.Sn. dan Dra. Ratna Panggabean, M.Sn.
Jenis Koleksi : S1-Tugas Akhir
Penerbit : FSRD - Ilmu Seni Rupa dan Desain
Fakultas : Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)
Subjek :
Kata Kunci : Kria tekstil
Sumber :
Staf Input/Edit : Vika Anastasya Kovariansi  
File : 7 file
Tanggal Input : 2009-03-18 13:46:55

Generic placeholder image
2008 TA PP CHRISTIN 1-COVER.pdf
File tidak tersedia

Generic placeholder image
2008 TA PP CHRISTIN 1-BAB 1.pdf
File tidak tersedia

Generic placeholder image
2008 TA PP CHRISTIN 1-BAB 2.pdf
File tidak tersedia

Generic placeholder image
2008 TA PP CHRISTIN 1-BAB 3.pdf
File tidak tersedia

Generic placeholder image
2008 TA PP CHRISTIN 1-BAB 4.pdf
File tidak tersedia

Generic placeholder image
2008 TA PP CHRISTIN 1-BAB 5.pdf
File tidak tersedia

Generic placeholder image
2008 TA PP CHRISTIN 1-PUSTAKA.pdf
File tidak tersedia


Menyimpul sudah muncul sejak sebelum permulaan zaman Neolitikum ketika manusia pada saat itu mengikat batu pada batang kayu (sebagai artefak manusia pertama kali). Sejarah menyimpul berkaitan dengan kepercayaan, adat istiadat setempat, ilmu sihir dan takhayul, bahkan menyembuhkan maupun penyebab penyakit. Teknik menyimpul memiliki banyak kegunaan; sebagai konstruksi jembatan dan bangunan, untuk menentukan hari, minggu, dan tahun, untuk mengkalkulasi transaksi bisnis pada setiap perhitungan barangnya.Dewasa ini, aplikasi penggunaan tulle dan renda masih terbatas pada produk fashion maupun fashion merchandising saja. Padahal eksplorasi tulle dan renda bisa dipakai lebih dari sekadar pendukung fashion, misalnya sebagai material utama cushions set ataupun gorden pada interior.Chinese knot, macrame, dan Turkish knot merupakan teknik simpul yang belum dikembangkan secara artistik di Indonesia. Artinya, dalam penggunaannya masih dalam batas-batas standar pembuatannya, belum dieksplorasi lebih lanjut sebagai media artistik dalam desain, khususnya dunia tekstil di Indonesia. Hal ini mencetuskan ide penulis untuk mengolah teknik-teknik knot tersebut menjadi lebih variatif dan lebih 'menjual' sebagai barang seni yang bernilai tinggi, disamping karena tekniknya juga karena nilai budayanya yang khas dan tidak akan luntur.Dengan eksplorasi yang dilakukan diharapkan akan melebarkan wacana penggunaan tulle dan renda dalam penggunaaannya di setiap desain yang diterapkan, sehingga tidak melulu 'stuck' di satu bidang ilmu saja.

Cari