digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Longevity bond merupakan obligasi dengan struktur pembayaran kupon yang unik. Hal tersebut dimaksudkan untuk memungkinkan instrumen terse but dapat memberikan efek lindung nilai pada perusahaan asuransi jiwa dan dana pensiun. Struktur kupon pada longevity bond bersifat floating yang besarnya bergantung pada tingkat mortalitas selama kontrak longevity bond tersebut berlaku. Oleh karena itu, di dalam tugas akhir ini, metode valuasi longevity bond yang digunakan melibatkan kemunculan faktor-faktor pro mortalitas maupun anti-mortalitas (shock of mortality). Perpaduan antara proses Bernoulli dan distribusi truncated normal digunakan untuk memodelkan kemunculan shock of mortality yang merupakan fenomena stokastik. Valuasi untuk longevity bond pun dilakukan di bawah distribusi mortalitas yang telah dikenai risk-adjustment, yakni distribusi yang telah mengakomodasi kemu ngkinan datangnya shock of mortality. Transformasi Wang merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk melakukan penyesuaian terhadap distribusi mortalitas. Pembahasan mengenai sensitivitas harga longevity bond terhadap fluktuasi tingkat suku bunga pasar juga tercakup dalam tugas akhir ini.