2026 NADIRA KHOIRUNNISA ABSTRAK
Terbatas Dwi Ary Fuziastuti
» ITB
Terbatas Dwi Ary Fuziastuti
» ITB
Pengujian keterintegralan suatu sistem pada umumnya memerlukan identifikasi struktur
khusus yang terkait dengan keterintegralannya, seperti pasangan Lax, struktur bi-
Hamilton, atau kuantitas konservatif, yang mana merupakan proses yang panjang dan
sulit. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji ketidakterintegralan suatu
sistem melalui pendekatan yang lebih sederhana dibandingkan dengan uji keterintegralan.
Uji dilakukan dengan memandang sistem sebagai sistem dinamik yang dapat diamati
evolusinya terhadap waktu. Untuk melakukan hal tersebut, sistem akan ditransformasi
dengan menggunakan ansatz gelombang berjalan untuk membentuk moving coordinate
frame dan menghasilkan kondisi awal untuk mengintegrasikan persamaan diferensial
secara numerik terhadap spasial menggunakan Fast Fourier Transform (FFT) dan Inverse
Fast Fourier Transform (IFFT), dan terhadap waktu menggunakan Runge-Kutta Orde 4.
Setelah itu, dilakukan simulasi satu gelombang dan simulasi interaksi dua gelombang
dari formula yang sama untuk mengamati perilaku sistem setelah tumbukan. Sistem
terintegralkan umumnya menunjukkan perilaku khusus tertentu. Oleh karena itu, apabila
hasil simulasi menunjukkan perilaku yang menyimpang dari karakteristik tersebut, maka
hal tersebut dapat dijadikan indikasi bahwa sistem yang ditinjau tidak terintegralkan.
Perpustakaan Digital ITB