Inflamasi dan nyeri merupakan respon alami tubuh terhadap kerusakan jaringan, infeksi, atau rangsangan
bahaya. Meskipun secara umum kondisi ini dapat ditangani dengan obat an'inflamasi nonsteroid (NSAID)
seper' diklofenak, penggunaan jangka panjang atau dosis 'nggi dapat menimbulkan efek samping serius.
Belimbing manis (Averrhoa carambola L.) diketahui mengandung berbagai senyawa metabolit sekunder yang
berpotensi sebagai agen an'inflamasi dan analgesik. Tujuan peneli'an ini adalah untuk mengevaluasi ak'vitas
an'inflamasi dan analgesik ekstrak etanol daun dan buah belimbing manis secara in vivo, menentukan dosis
yang memberikan ak'vitas terbaik, serta membandingkan potensi an'inflamasi dan analgesik antara ekstrak
daun dan buah. Uji an'inflamasi dilakukan pada 'kus Wistar (Ra0us norvegicus) jantan dengan metode induksi
edema menggunakan ?-karagenan 1% secara intraplantar. Parameter yang diama' pada uji an'inflamasi
melipu' persen radang, Area Under the Curve (AUC) persen radang, serta persen inhibisi. Hewan uji dibagi
menjadi kelompok kontrol posi'f, kontrol nega'f, dan kelompok perlakuan dengan variasi dosis ekstrak (250,
500, dan 750 mg/kgBB). Uji ak'vitas analgesik pada mencit galur BALB/c (Mus musculus) jantan dilakukan
dengan metode Siegmund menggunakan asam asetat 0,8% (10 mL/kg) sebagai induktor nyeri. Parameter yang
diama' pada uji efek analgesik adalah persen proteksi geliat dan persen efek'vitas analgesik. Hasil peneli'an
menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun dan buah belimbing manis mampu menghambat terjadinya udem
yang diinduksi ?-karagenan. Ekstrak daun belimbing manis dosis 750 mg/kgBB menunjukkan persentase
radang, nilai AUC, serta persen inhibisi udem yang berbeda bermakna (p<0,05) dengan kelompok kontrol
nega'f. Ekstrak buah belimbing manis dosis 400 mg/kgBB menunjukkan persentase proteksi dan efek'vitas
analgesik ter'nggi. Berdasarkan keseluruhan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun dan buah
belimbing manis menunjukkan efek an'inflamasi dan analgesik. Efek an'inflamasi ditunjukkan pada dosis 750
mg/kg BB 'kus. Efek analgesik ekstrak buah belimbing manis lebih baik daripada efek daun belimbing manis.
Perpustakaan Digital ITB