Wilayah pesisir Kabupaten Indramayu merupakan wilayah dengan potensi sumber
daya wilayah pesisir yang tinggi, mulai sumber daya hayati hingga non-hayatinya.
Wilayah pesisir juga merupakan daerah pertemuan antara daratan dan lautan yang
sangat dinamik. Dinamika yang terjadi di wilayah pesisir dibedakan oleh
penyebabnya yaitu faktor alami dan faktor manusia. Faktor alami yang
mempengaruhi wilayah laut di sekitar pesisir dijabarkan dalam paramaterparameter
oseanografi. Pasang surut laut dan arus laut merupakan sekian dari
parameter oesanografi yang mempengaruhi kerusakan pantai di wilayah pesisir.
Tugas akhir ini mencoba untuk mengkaji karakteristik dua parameter oseanografi
tersebut di wilayah pesisir Kabupaten Indramayu dengan melakukan pengukuran
langsung di lapangan, perhitungan-perhitungan untuk mengkuantifikasi kedua
paramater tersebut, dan konfirmasi hasil terhadap data-data sekunder yang di
dapat.
Hasil yang didapat dari penelitian memberikan informasi pola pasang surut laut di
sepanjang garis pantai Kabupaten Indramayu tidaklah seragam. Pola arus laut di
daerah Kabupaten Indramayu sangat di pengaruhi oleh faktor non-pasut (angin)
selama selang waktu pengamatan. Pola dari dua parameter oseanografi ini
dikaitkan pula dengan kerusakan wilayah pesisir di daerah penelitian.
Perpustakaan Digital ITB