BAB 1 Bintang Prasetya Fernandika
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 2 Bintang Prasetya Fernandika
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 3 Bintang Prasetya Fernandika
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 4 Bintang Prasetya Fernandika
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 5 Bintang Prasetya Fernandika
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
PUSTAKA Bintang Prasetya Fernandika
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
Baja merupakan salah satu material yang paling banyak dibutuhkan dengan tingkat
produksi global mencapai 1,88 milyar ton pada tahun 2024. Pemanfaatan baja bekas
sebagai bahan baku sekunder dalam produksi baja menggunakan tanur listrik
berkontribusi terhadap pengurangan emisi CO2, kebutuhan energi dan kebutuhan
bijih besi. Namun, keberadaan unsur pengotor yang sukar dioksidasi, seperti Cu dan
Sn dalam baja bekas menjadi tantangan dalam daur ulang baja karena dapat
menyebabkan fenomena hot shortness, yaitu penggetasan baja saat dilakukan
pembentukan pada temperatur tinggi. Berbagai metode dikembangkan untuk
mengatasi permasalahan ini, salah satunya melalui proses peleburan plasma
hidrogen. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi peleburan plasma
hidrogen sebagai alternatif produksi baja yang lebih bersih dan efisien, terutama
dalam penghilangan unsur Cu dan Sn. Penelitian berfokus pada pengaruh durasi
peleburan, kadar awal baja bekas dan komposisi campuran gas terhadap tingkat
penghilangan unsur Cu dan Sn dalam baja sebagai dasar evaluasi efektivitas plasma
hidrogen dalam daur ulang baja yang berkelanjutan.
Metode penelitian menggabungkan simulasi untuk meninjau kesetimbangan fasa
elemen dalam baja menggunakan perangkat lunak FactSageTM 8.3 dengan
percobaan peleburan plasma hidrogen dalam skala laboratorium. Karakterisasi awal
dilakukan menggunakan scanning electron microscope-energy dispersive
spectroscopy (SEM-EDS) untuk menentukan kadar dan distribusi unsur dalam baja.
Pada percobaan ini, digunakan dua variasi sampel dengan komposisi yang berbeda,
yaitu Fe-0,73%Cu dan Fe-0,44%Cu-0,06%Sn. Peleburan dilakukan dengan variasi
durasi 0,5 – 12 menit serta variasi campuran gas 5 L/menit Ar-80%H2 dan 4,2
L/menit 100%Ar.
Hasil penelitian menunjukkan pada durasi peleburan 12 menit tingkat penghilangan
Cu mencapai 86,72% pada sampel Fe-0,7%Cu dan 88,87% pada sampel Fe-
0,4%Cu-0,06%Sn dengan tren yang terus meningkat. Sementara itu, penghilangan
Sn pada durasi peleburan 12 menit mencapai 84,04%. Penggunaan plasma Ar-
80%H2 menghasilkan tingkat penghilangan Cu dan Sn yang lebih tinggi
dibandingkan dengan plasma 100%Ar. Hasil tersebut mengindikasikan efektivitas
plasma hidrogen sebagai metode alternatif dalam penghilangan pengotor Cu dan Sn
pada proses daur ulang baja.
Perpustakaan Digital ITB