BeiDou Satellite Navigation System (BDS) merupakan sistem GNSS yang dimiliki Cina yang masih beroperasi di regional Asia Pasifik. Indonesia merupakan negara yang termasuk wilayah Asia Pasifik dan dapat menggunakan layanan sistem satelit BDS. Penelitian ini bertujuan mengetahui kinerja dari sistem satelit navigasi BDS dengan menggunakan penentuan posisi metode statik radial dan RTK. Akurasi dan presisi pada hasil penelitian yang akan dibandingkan koordinat yang lain yang menjadi referensi untuk di analisis.
Metode statik radial merupakan metode penentuan posisi antara dua titik yang membentuk baseline dalam jangka waktu pengamatan tertentu. Metode RTK adalah metode digunakan untuk meningkatakan ketepatan data posisi yang berasal dari sistem penentuan posisi berbasis survei GNSS. Hasil dari penelitian ini metode statik radial memiliki presisi yang lebih baik jika menggunakan BDS. Dari perbedaan akurasi terhadap koordinat referensi, lima titik memiliki memiliki 0,5 sampai 3 cm untuk horizontal dan 1,5 sampai 5 cm untuk vertikal. Hasil dari RTK, penambahan sejumlah satelit BDS dapat meningkatkan nilai PDOP sebesar 10-25%. nilai RMS yang diperoleh dengan peningkatan PDOP sebesar antara 0,004-0,023 m. keberadaan BDS juga dapat mempersingkat waktu untuk mendapatkan koordinat fix.
Perpustakaan Digital ITB