Abstrak - DANI JULIANDI
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
DAFTAR ISI Dani Juliandi
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 1 Dani Juliandi
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 2 Dani Juliandi
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 3 Dani Juliandi
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 4 Dani Juliandi
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 5 Dani Juliandi
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
DAFTAR PUSTAKA Dani Juliandi
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
LAMPIRAN Dani Juliandi
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Daerah Tolo Oi, Kecamatan Tarano, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat diidentifikasi sebagai daerah yang memiliki potensi mineralisasi emas. Penyelidikan lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi potensi mineralisasi emas di daerah penelitian yang terletak di bagian timur Daerah Tolo Oi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi geologi, geomorfologi, stratigrafi, dan struktur geologi beserta karakteristik alterasi dan mineralisasi yang berkembang di daerah penelitian. Data yang digunakan dalam penelitian terdiri dari data primer yang berasal dari pemetaan lapangan dan data sekunder dari PT ANTAM Tbk yang telah melakukan penyelidikan sebelumnya di daerah penelitian. Data primer yang digunakan pada penelitian ini berupa 69 sampel batuan dan 235 data pengukuran kedudukan struktur geologi, sedangkan data sekunder yang digunakan berupa 34 sampel batuan yang tersebar di daerah penelitian. Metode yang digunakan meliputi analisis petrografi, mineragrafi, Analysis Spectral Device (ASD), dan analisis kinematika struktur geologi.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa daerah penelitian terdiri dari delapan satuan batuan, yaitu Satuan Tuf, Breksi Volkanik, Lava Andesit, Lava Andesit Olivin, Lava Andesit Piroksen, Breksi Hidrotermal, Breksi Diatrema, dan Aluvial. Struktur geologi dikelompokkan berdasarkan deformasi yang terjadi di daerah penelitian, yaitu sesar-sesar naik berarah NW–SE (pre-mineralisasi), sesar-sesar geser menganan berarah NNE–SSW (syn-mineralisasi), dan sesar-sesar geser mengiri berarah NW–SE (post-mineralisasi). Adapun alterasi yang terdapat di daerah penelitian meliputi zona smektit ± klorit, kaolinit ± smektit ± kuarsa, kaolinit ± dikit ± kuarsa, alunit ± kaolinit ± kuarsa, pirofilit ± alunit ± dikit ± kuarsa, dan silisifikasi. Sesar geser menganan berarah NNE–SSW mengontrol alterasi di daerah penelitian. Mineral sulfida terdiri dari mineral pirit, pirhotit, galena, kalkopirit, bornit, dan kovelit dengan style pembentukan berupa diseminasi, replacement, dan inklusi. Berdasarkan alterasi dan mineralisasi, tipe endapan daerah penelitian termasuk ke dalam endapan epitermal sulfidasi tinggi.
Perpustakaan Digital ITB