Studi kinematika galaksi pada era cosmic noon (z ? 1?3) menunjukkan bahwa
mayoritas galaksi telah bertransisi menjadi struktur piringan yang didominasi
oleh rotasi. Namun, pada redshift yang lebih tinggi (z > 3), proses pembentukan dan evolusi dinamika galaksi masih menjadi salah satu pembahasan
dalam astrofisika ekstragalaksi. Secara teoretis, galaksi pada alam semesta
dini diperkirakan berada dalam fase yang sangat dinamis dan turbulen akibat
tingginya laju akresi gas serta penggabungan galaksi (merger ). Oleh karena
itu, penentuan status dinamika galaksi yang didominasi rotasi terhadap galaksi
yang didominasi dispersi menjadi penting untuk melacak titik mula proses disk
settling ini. Pemetaan profil kinematika juga menjadi alat untuk mengukur
massa dinamik total galaksi. Perbandingan antara massa dinamik galaksi dengan distribusi massa bintangnya memungkinkan estimasi massa materi gelap,
yang merupakan komponen penting dalam mempelajari riwayat mass assembly
pada alam semesta dini. Data pengamatan dari James Webb Space Telescope
(JWST) memungkinkan pelacakan kinematika gas melalui garis emisi H? pada z > 3. Hal ini membuka peluang untuk penelitian interaksi antara materi
barionik dan materi gelap pada tahap awal pembentukan galaksi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji evolusi dinamika galaksi pada z >
3 serta mengestimasi massa materi gelap pada alam semesta dini menggunakan data JWST NIRCam mode Wide Field Slitless Spectroscopy (WFSS). Ekstraksi parameter fisis dan analisis kinematika garis emisi H? dilakukan dengan
memanfaatkan perangkat analisis berbasis Python, secara spesifik menggunakan pendekatan forward modeling Bayesian pada kode GEKO (Grism Emissionline Kinematics tOol). Distribusi massa bintang diperoleh melalui spatially
resolved SED fitting menggunakan kode piXedfit pada citra multi-band NIRCam. Massa materi gelap diestimasi dengan membandingkan massa dinamik
dan massa barionik. Hasil ini kemudian diharapkan memberikan wawasan observasional baru terhadap evolusi galaksi dan kontribusi materi gelap pada
alam semesta din
Perpustakaan Digital ITB