digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Cover Usriyah
PUBLIC Open In Flipbook Dedi Rosadi

Bab 1 Usriyah
PUBLIC Open In Flipbook Dedi Rosadi

Bab 2 Usriyah
PUBLIC Open In Flipbook Dedi Rosadi

Bab 3 Usriyah
PUBLIC Open In Flipbook Dedi Rosadi

Bab 4 Usriyah
PUBLIC Open In Flipbook Dedi Rosadi


Turunnya permukaan tanah yang terakumulasi selama rentang waktu tertentu akan dapat mencapai besaran penurunan hingga beberapa meter lebih sehingga dampaknya dapat diamati baik secara langsung atau tidak langsung. Penelitian ini ditujukan menentukan daerah terindikasi dampak penurunan muka tanah di kawasan Pantai Utara Jawa, yaitu daerah-daerah yang beralih fungsi karena tergenang atau terindikasi dampak. Metode yang digunakan adalah interpretasi langsung (manual) citra satelit dari Google earth lini waktu. Interpretasi yang dilakukan adalah dengan memberi batas daratan dan air dari waktu ke waktu dan mengakumulasikannya dalam bentuk luasan daerah terindikasi dampak berupa rob/genangan. Hasil interpretasi langsung menunjukkan akumulasi dalam bentuk luasan daerah tenggelam dari waktu ke waktu hampir di sepanjang Pantai Utara Jawa. Dampak penurunan tanah terparah terjadi di Demak dengan akumulasi tenggelam seluas 3221 hektar, Semarang dengan akumulasi tenggelam seluas 1157,8 hektar dan Subang dengan akumulasi tenggelam seluas 943 hektar. Dengan menambahkan informasi banjir rob dari media, daerah terdampak penurunan tanah berupa banjir rob/genangan lebih luas dari yang terekam oleh citra satelit temporal.