COVER Rafif Eka Suryawan
Terbatas Alifah Yusriyah Salsabila
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Alifah Yusriyah Salsabila
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 1 Rafif Eka Suryawan
Terbatas Alifah Yusriyah Salsabila
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Alifah Yusriyah Salsabila
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 2 Rafif Eka Suryawan
Terbatas Alifah Yusriyah Salsabila
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Alifah Yusriyah Salsabila
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 3 Rafif Eka Suryawan
Terbatas Alifah Yusriyah Salsabila
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Alifah Yusriyah Salsabila
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 4 Rafif Eka Suryawan
Terbatas Alifah Yusriyah Salsabila
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Alifah Yusriyah Salsabila
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 5 Rafif Eka Suryawan
Terbatas Alifah Yusriyah Salsabila
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Alifah Yusriyah Salsabila
» Gedung UPT Perpustakaan
PUSTAKA Rafif Eka Suryawan
Terbatas Alifah Yusriyah Salsabila
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Alifah Yusriyah Salsabila
» Gedung UPT Perpustakaan
Perkembangan sektor industri memberikan kontribusi terhadap
permasalahan lingkungan, termasuk limbah yang dihasilkan. Oleh karena itu perlu
adanya pengembangan metode pengolahan air limbah yang efisien, seperti
fotokatalis heterogen berbasis semikonduktor. Nanopartikel seng oksida (ZnONPs) merupakan salah satu material fotokatalis yang populer dan berpotensi
mendegradasi polutan organik. Namun, sintesis ZnO-NPs secara konvensional
biasanya memiliki proses yang kurang berkelanjutan. Penelitian ini dilakukan
dengan tujuan untuk menghasilkan ZnO-NPs dengan sintesis hijau yang dimediasi
ekstrak Chlorella vulgaris (C. vulgaris) serta melihat pengaruh variasi perlakuan
suhu sintesis terhadap karakteristik dan aktivitas fotokatalitiknya. C. vulgaris
dikultivasi dalam fotobioreaktor bubble column menggunakan medium GrowMore.
Ekstrak biomassa digunakan sebagai agen penutup/penstabil dalam sintesis ZnONPs dengan larutan prekursor seng asetat dihidrat (Zn(CH?COO)?·2H?O) 0,09M
pada pH 8 selama 1 jam dengan variasi suhu sintesis 60, 70, dan 80 °C dan
pengadukan 800 rpm. Karakterisasi ZnO-NPs dilakukan menggunakan Fourier
Transform Infrared Spectroscopy (FTIR), Particle Size Analyzer (PSA), dan
Ultraviolet-Visible (UV-Vis) Spectroscopy dengan metode Tauc plot. Aktivitas
fotokatalitiknya dievaluasi melalui uji fotodegradasi metilen biru. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa C. vulgaris dalam penelitian memiliki laju penyerapan CO?
sebesar 0,027 g/L/hari. Perolehan ZnO-NPs tertinggi ada pada variasi suhu sintesis
70 °C dengan perolehan absolut sebesar (0,69 ± 0,075) gram dan perolehan relatif
sebesar (0,552 ± 0,06) g/g biomassa. Analisis FTIR menunjukkan adanya gugus
fungsi seng-oksigen (Zn-O) dalam produk sintesis pada wavenumber 507 cm-1
. Analisis PSA menunjukkan bahwa distribusi ukuran partikel ZnO yang terbentuk
ada pada rentang 57,28?224,54 nm. Analisis spektroskopi UV-Vis menunjukkan
bahwa nilai band gap energy ketiga variasi ada pada rentang 3,05?3,2 eV. Hasil uji
fotodegradasi menunjukkan bahwa variasi suhu sintesis 60 °C memiliki aktivitas
fotokatalitik terbaik dengan %degradasi sebesar (66,16 ± 2,79)% dan konstanta laju
degradasi sebesar (0,0082 ± 0,0004) menit-1
.
Perpustakaan Digital ITB