Sebagai negara penghasil minyak kelapa sawit terbesar di dunia, Indonesia berpotensi sebagai negara industri penghasil olekimia-dasar terbesar. Salah satu jenis oleokimia-dasar yang banyak mendapatkan permintaan adalah alkohol lemak. Alkohol lemak (Fatty alcohol/FAOH) dapat diproduksi melalui hidrogenasi ester lemak (Fatty acid methyl ester/FAME) menggunakan katalis berbasis tembaga (Cu). Tembaga-krom (Cu-Cr) adalah katalis terbaik untuk proses yang diselenggarakan pada tekanan tinggi, yang mana Cu sebagai fasa aktif katalis dan Cr sebagai promotor. Karena Cr bersifat toksik, maka salah satu kandidat untuk pengganti adalah Zink (Zn). Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan persamaan kinetika reaksi hidrogenasi FAME menjadi FAOH pada katalis komersial Cu-Zn menggunakan model hukum pangkat. Umpan berupa FAME dengan komponen utama campuran metil-laurat dan metil miristat. Produk utama adalah campuran lauril-alkohol dan miristil-alkohol. Reaksi diselenggarakan di dalam reaktor unggun tetap secara isotermal pada temperatur 200 – 260 oC, tekanan 40 bar, dan LHSV 5 – 12,5 per jam.
Penelitian ini dilakukan pada perangkat lunak simulasi proses Aspen HYSYS untuk menganalisis dan memodelkan proses hidrogenasi FAME pada Reaktor Hidrogenasi. Kajian pada Reaktor difokuskan pada optimalisasi konversi FAME 24 dengan variabel percobaan : pengaruh temperatur, rasio molar Hidrogen, Laju alir massa FAME 24 dan pengaruh dimensi reaktor.
Perpustakaan Digital ITB