Penelitian ini membahas revitalisasi fasilitas dan sistem Bentor sebagai
transportasi wisata kota di Jakarta Pusat untuk tahun 2030. Bentor, transportasi
ikonik kota Jakarta yang mengaspal sejak 1971, tergeser drastis dan stagnasi
akibat munculnya opsi moda yang lebih modern seperti ojol dan Transjakarta,
penurunan armada tersisa kurang dari 3.000 unit di tahun 2025 dibanding
puncaknya di 14.500. Meskipun upaya revitalisasi seperti Grabajay (2019) dan
Bajaj Wisata (2019) belum berkelanjutan, Bentor memiliki potensi sebagai moda
transportasi khusus wisata kota berskala mikro di kawasan Jakarta Pusat yang
sangat tinggi. Dengan pendekatan Human-Centered Design (HCD), penelitian ini
menghasilkan konsep desain Low-Deck Open-Cabin berbasis kendaraan listrik
dengan kapasitas 11 orang dengan sistem penggerak motor BLDC Rear-Wheel
Drive 5 kW dan baterai LiFePO4 72V 80Ah, dan mengangkat identitas visual
Urban, Heritage, dan Futuristic. Mempertahankan identitas ikonik Bentor
sekaligus menghadirkan modernisasi menyeluruh pada aspek keselamatan,
kenyamanan, dan sistem layanan untuk wisata koridor mikro di Jakarta Pusat.
Perpustakaan Digital ITB