Eksistensi Dam-daman sebagai salah satu permainan papan strategi tradisional asal Jawa
kian tergerus di era modern saat ini akibat stagnasi visual dan keterbatasan material
konvensionalnya yang dinilai kuno serta kurang menarik oleh masyarakat urban. Padahal,
jika dikaji lebih mendalam, permainan rakyat ini tidak sekadar berfungsi sebagai hiburan
komunal belaka, melainkan kaya akan muatan nilai filosofis mengenai kesetaraan
kedudukan manusia dan kalkulasi strategi dalam mengarungi kehidupan. Kesenjangan
kultural inilah yang melandasi dilakukannya pembuatan karya tugas akhir ini, yang
bertujuan untuk melakukan perancangan secara komprehensif, sehingga mampu
menjembatani nilai-nilai tradisi luhur dengan tuntutan kebutuhan estetika masyarakat
modern di tengah tren gaya hidup masa kini yang mulai mencari interaksi sosial nyata.
Metode perancangan yang diterapkan dalam penelitian ini dirancang secara sistematis,
meliputi tahapan studi literatur untuk membedah akar filosofis objek, serta serangkaian
eksperimen teknis terhadap karakteristik material yang digunakan. Langkah inovasi
diwujudkan melalui transformasi adaptif karakteristik visual tokoh Wayang dari bentuk dua
dimensi ke dalam wujud trimatra pada bidak permainan, serta langkah diversifikasi material
baru yang belum pernah dilakukan sebelumnya, yaitu berupa pemanfaatan media keramik
pada bidak permainan.
Perpaduan sinergis antara elemen kultural yang sarat makna dan aplikasi material baru yang
eksklusif ini dihadirkan dengan harapan dapat meningkatkan kembali kepedulian serta
apresiasi masyarakat luas, terutama generasi muda, terhadap kekayaan budaya nusantara
yang adiluhung. Melalui pendekatan visual baru yang jauh lebih segar, tangguh, dan elegan,
karya perancangan ini diharapkan tidak hanya mampu mempertahankan keberadaan
kesenian lokal dari ancaman kepunahan, melainkan juga sekaligus membuktikan secara
nyata bahwa nilai-nilai tradisi masa lalu tetap dapat bersanding secara harmonis, adaptif,
dan prestisius dengan gaya hidup di era modern.
Perpustakaan Digital ITB