digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis reaksi pasar dari saham Qantas Airways Limited terhadap pengumuman tindakan hukum dari Australian Competition and Consumer Commission (ACCC) pada 31st Agustus 2023. Penelitian ini menggunakan single-firm event study dengan Qantas Airways Limited (QAN) sebagai saham yang diamati dan S&P/ASX 200 sebagai market benchmark. Market Model digunakan untuk mengevaluasi expected return berdasarkan estimation window selama 100 hari perdagangan, yaitu dari t-105 sampai dengan t-6, sementara event window terdiri dari 11 hari perdagangan, yaitu dari t-5 sampai dengan t+5. Reaksi pasar dapat diukur dengan menggunakan Abnormal Return (AR) dan Cumulative Abnormal Return (CAR). Untuk signifikan secara statistik dapat diuji dengan menggunakan permutation test. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa abnormal return pada hari peristiwa sebesar -2.17% dengan empirical p-value for 0.108699, yang menunjukkan bahwa reaksi pasar pada hari pengumuman tidak signifikan secara statistik. Namun cumulative abnormal return pada event window secara keseluruhan sebesar -9.74% dengan empirical p-value sebesar 0.018930, yang menunjukan bahwa reaksi pasar yang negatif adalah signifikan secara kumulatif. Temuan ini menunjukan bahwa reaksi pasar terhadap tindakan hukum ACCC tidak hanya berkonsentrasi di hari pengumuman, tetapi juga bisa dilihat ketika diamati secara kumulatif selama event window Kata kunci: Tindakan hukum ACCC , Qantas Airways Limited, event study, abnormal return, cumulative abnormal return, market reaction, permutation test.