digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Metode Determinasi Orbit (OD) yang telah ada masih sangat bergantung pada produk Two-Line Element (TLE) yang tersedia secara publik. Ketergantungan ini membatasi kemandirian operasional apabila pembaruan ephemeris dari sumber eksternal tidak tersedia, sehingga diperlukan pengembangan sistem OD yang mandiri. Tugas akhir ini menyajikan metode OD berbasis range-rate menggunakan Extended Kalman Filter (EKF) guna mengestimasi elemen orbit rata-rata TLE satelit orbit rendah (LEO). Propagasi orbit dilakukan menggunakan model general perturbation dan special perturbation yang mengakomodasi perturbasi J2, sedangkan pengukuran range-rate yang diperoleh dari pengamatan Doppler pada stasiun bumi amatir digunakan sebagai masukan pengukuran pada EKF. Karena tidak tersedia orbit referensi yang independen, kinerja estimasi dievaluasi menggunakan root mean square (RMS) dari residual range-rate. TLE hasil estimasi mampu menurunkan RMS residual hingga 75,03% dibandingkan TLE awal yang memiliki epoch sekitar satu tahun sebelum periode pengamatan. Hasil tugas akhir ini menunjukkan bahwa pembaruan TLE secara mandiri dapat dilakukan menggunakan pengamatan Doppler dari stasiun bumi amatir, sehingga meningkatkan ketahanan operasional satelit.