2012S
Terbatas Wiwik Istiyarini
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Wiwik Istiyarini
» Gedung UPT Perpustakaan
Banyak perubahan yang dibawa Internet ke dalam kehidupan manusia; di era ini, manusia tidak perlu bertatap muka untuk bisa berinteraksi satu dengan lainnya. Seiring dengan perkembangan internet, muncul komunitas online dimana anggotanya bisa berkomunikasi dan bertukar informasi mengenai hobi, keahlian dan juga saling mempengaruhi satu dengan lainnya. Disamping itu, komunitas online juga menyediakan forum jual beli yang memungkinkan para anggotanya untuk menjual dan membeli produk secara online. Keberadaan komunitas online, tentu membawa perubahan dalam periku konsumen. Berdasarkan data dari Mastercard Worldwide Online Shopping Survey (2012), 57% dari total populasi di Indonesia melakukan pembelian barang secara online; Jumlah transaksi di Indonesia meningkat sebanyak 80% dalam tahun 2010-2011; tahun 2010 sebanyak USD 3,4 Milyar, sementara di tahun 2011 meningkat menjadi USD4,1 Milyar.
Data primer untuk riset ini diambil menggunakan kuesioner. Measurement yang digunakan dalam penyusunan kuesioner diambil dari beberapa jurnal yang telah divalidasi. Kuesioner disebarkan melalui online dan offline media. Kuesioner online disebarkan melalui komunitas online, milis, media sosial dan surat elektronik; sedangkan kuesioner offline disebarkan melalui pendekatan personal. Kuesioner disebarkan ke 400 responden, namun pada akhirnya hanya 389 responden yang memberikan jawaban yang dianggap valid.
Hasil dari riset ini, Anggota komunitas online di dominasi oleh pria yang merupakan pelajar atau mahasiswa yang berasal dari bandung, mereka mempunyai pengeluaran rata-rata per bulan kurang dari Rp1.500.000. Produk fashion merupakan produk yang paling sering dibeli di komunitas online sementara itu sampai saat ini, Kaskus adalah komunitas online yang paling popular di Indonesia. Aspek demografi juga berperan penting dalam riset ini; hal itu mempengaruhi beberapa variable dan juga perilaku pengguna komunitas online.
Dalam riset ini, intensi pembelian di komunitas online dipengaruhi oleh trust character, keuntungan fungsional, kepuasan dan pengalaman. Namun, faktor yang paling mempengaruhi intensi pembelian adalah kepuasan anggotanya.
Kepercayaan merupakan hal yang penting di komunitas online, karena itu bisa mempengaruhi intensi pembelian, aktivitas berbagi informasi, normative conformity dan penyingkapan diri, meningkatkan kepercayaan bisa dilakukan dengan cara meminimalisasi ketidakpuasan anggota dan meningkatkan pengalaman yang didapatkan oleh anggota. Target market utama komunitas online bisa menjadi laki-laki dalam usia produktif (17-25 tahun).
Kata kunci: komunitas online, perilaku angggota, intensi pembelian
Perpustakaan Digital ITB