digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Fauzan Pratama
PUBLIC Open In Flipbook Rita Nurainni, S.I.Pus

WPPNRI 711 dikenal memiliki potensi sumber daya ikan pelagis kecil yang cukup tinggi, dengan ikan layang benggol (Decapterus russelli) sebagai salah satu spesies dominan hasil tangkapan. Penentuan wilayah potensial penangkapan ikan masih menjadi tantangan, karena lokasi penangkapan bersifat dinamis dan dipengaruhi oleh perubahan kondisi oseanografi. Penelitian ini bertujuan memprediksi wilayah potensial penangkapan ikan layang benggol di WPPNRI 711 secara bulanan menggunakan model Convolutional Neural Network (CNN), mengevaluasi performa model serta kesesuaian spasial hasil prediksi terhadap lokasi penangkapan aktual, dan menganalisis kontribusi parameter oseanografi terhadap prediksi model. Data yang digunakan meliputi posisi kapal dari Vessel Monitoring System (VMS) dan Automatic Identification System (AIS) periode 2022–2024, serta parameter oseanografi dari Copernicus Marine Environment Monitoring Service (CMEMS) berupa suhu permukaan laut, klorofil-a, salinitas, komponen arus, kecepatan arus, dan Sea Surface Height (SSH). Data tahun 2022–2023 digunakan sebagai data latih, sedangkan data tahun 2024 digunakan sebagai data uji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model CNN mampu memetakan probabilitas wilayah potensial penangkapan ikan layang benggol setiap bulan dengan kesesuaian spasial yang baik terhadap lokasi penangkapan aktual. Pada skenario VMS, model menghasilkan akurasi sebesar 0,70, presisi 0,68, recall 0,75, F1-score 0,71, AUC- ROC 0,81, dan PR-AUC 0,82. Pada skenario AIS, model menghasilkan akurasi sebesar 0,79, presisi 0,76, recall 0,85, F1-score 0,81, AUC-ROC 0,87, dan PR- AUC 0,89. Analisis feature importance menunjukkan bahwa suhu permukaan laut menjadi parameter paling berpengaruh pada skenario VMS, sedangkan komponen arus zonal (timur-barat) paling berpengaruh pada skenario AIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi data aktivitas kapal, parameter oseanografi, dan model CNN dapat merepresentasikan karakteristik habitat ikan layang benggol serta mendukung identifikasi wilayah potensial penangkapan ikan di WPPNRI 711.