Abstrak - Alisha Maharani Utami Putri
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Periodontitis merupakan penyakit inflamasi kronis pada jaringan periodontal yang dapat menyebabkan kerusakan jaringan dan kehilangan tulang alveolar. Proses perbaikan tulang alveolar pada periodontitis melibatkan aktivitas berbagai jenis sel, salah satunya adalah osteoblas. Sel preosteoblas sebagai prekursor osteoblas dapat digunakan sebagai model in vitro untuk mempelajari aktivitas seluler perbaikan tulang melalui lini sel MC3T3. Salah satu pendekatan terapeutik yang berpotensi mendukung perbaikan tulang alveolar pada kondisi periodontitis adalah plant-derived exosome-like nanoparticles (PDEN), yang memiliki biokompatibilitas tinggi dan imunogenisitas rendah. Buah merah (Pandanus conoideus) sebagai tanaman endemik Indonesia dikenal memiliki kandungan bioaktif yang berpotensi mendukung proses perbaikan tulang. Namun, potensi dari PDEN simplisia buah merah (RFS) atau RFS-PDEN terhadap aktivitas sel preosteoblas MC3T3, khususnya terkait peningkatan viabilitas sel, kemampuan migrasi sel, dan respons inflamasi dalam proses perbaikan tulang alveolar. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengkarakterisasi RFS-PDEN, menentukan potensi RFS-PDEN dalam meningkatkan viabilitas dan kemampuan migrasi sel MC3T3, serta mengevaluasi potensinya sebagai agen anti-inflamasi. Uji Oxygen Radical Absorbance Capacity (ORAC) assay menunjukkan kapasitas antioksidan RFS sebesar 534 ?mol TE/g sampel. Isolat PDEN dari RFS berhasil diisolasi melalui metode sentrifugasi bertingkat, presipitasi berbasis polietilen glikol 6000 (PEG6000), dan filtrasi bertahap. RFS-PDEN memiliki rata-rata ukuran 114,07 ± 3,12 nm dengan Polydispersity Index (PI) 0,380 dan berbentuk bulat dengan membran lipid bilayer berdasarkan pengamatan Transmission Electron
Microscope (TEM). Validasi ukuran partikel-per-partikel menggunakan Nanoparticle Tracking Analysis (NTA) menunjukkan ukuran rata-rata partikel RFS-PDEN 118,10 nm dengan nilai span 1,504 yang menunjukkan populasi vesikel heterogen. Konsentrasi protein RFS-PDEN berdasarkan Bicinchoninic Acid (BCA) Protein assay adalah 790,37 ± 232,38 ?g/mL. Uji sitotoksisitas menggunakan 3-[4,5-dimethylthiazol-2-yl]2,5 diphenyl tetrazolium bromide (MTT) assay terhadap sel MC3T3 menunjukkan konsentrasi RFS-PDEN 0-20 ?g/mL tidak bersifat toksik pada sel (viabilitas sel >70%). Analisis internalisasi dengan pewarnaan DAPI dan PKH67 menunjukkan akumulasi RFS-PDEN yang optimal setelah 12 jam. RFS-PDEN 1,5 ?g/mL melalui MTT assay menunjukkan peningkatan viabilitas sel tertinggi selama 7 hari pengamatan. Melalui scratch assay, RFS-PDEN 1,5 ?g/mL menunjukkan peningkatan kemampuan migrasi sel meskipun tidak signifikan dibandingkan kontrol, sedangkan konsentrasi 20 ?g/mL menunjukkan penurunan progresi penutupan area scratch setelah 48 jam. Kemudian, RFS-PDEN menunjukkan aktivitas antiinflamasi terhadap sel MC3T3 terinduksi LPS melalui uji Griess assay dan Enzyme-Linked Immunosorbent Assay Interleukin-6 (ELISA IL-6). RFS-PDEN 1,5 ?g/mL menunjukkan penurunan kadar nitric oxide (NO) tertinggi sebesar 15,88 ± 0,22% dan kadar IL-6 sebesar 32,49 ± 8,06%, lebih tinggi dibandingkan perlakuan deksametason. Berdasarkan hasil penelitian, RFS-PDEN berhasil diisolasi menggunakan metode sentrifugasi bertingkat, presipitasi berbasis PEG6000, dan filtrasi bertahap dengan karakteristik yang sesuai dengan exosome-like nanoparticles, mampu meningkatkan viabilitas dan kemampuan migrasi sel MC3T3, serta berpotensi sebagai agen antiinflamasi. Temuan ini menunjukkan potensi dari RFS-PDEN dalam mendukung perbaikan tulang alveolar pada kondisi periodontitis.
Perpustakaan Digital ITB