digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Potensi Pemanfaatan Air Daur Ulang di Kelurahan Pademangan Barat dan Kelurahan Kalibaru, Jakarta Utara: Analisis Willingness to Use dan Willingness to Pay Oleh Cholidiyah Rona Fauziyyah NIM: 25724012 (Program Studi Magister Pengelolaan Infrastruktur Air Bersih dan Sanitasi) Terbatasnya akses air bersih di wilayah pesisir dan ketergantungan pada air bawah tanah di Jakarta menjadi tantangan bagi penyedia kebutuhan air bersih. Daur ulang air limbah merupakan salah satu alternatif strategis yang semakin mendapat perhatian global. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi pemanfaatan air daur ulang di Kelurahan Pademangan Barat dan Kelurahan Kalibaru melalui pendekatan willingness to use (WTU) dan willingness to pay (WTP). Pengumpulan data dilakukan terhadap 146 responden melalui kuesioner yang disusun dengan kerangka Extended Theory of Planned Behavior dan Contingent Valuation Method. Analisis menggunakan Structural Equation Model – Partial Least Square (SEMPLS), tabulasi silang, dan perhitungan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perceived Behavioral Control (PBC) merupakan faktor paling berpengaruh terhadap WTU (koefisien jalur 0,518), diikuti oleh Yuck Factor (koefisien jalur 0,162). WTU terbukti berpengaruh sangat signifikan terhadap WTP (koefisien jalur 0,689). Diperoleh estimasi harga maksimal WTP untuk layanan air daur ulang adalah Rp5.000/m³, dan lebih dari 50% responden bersedia membayar pada harga ?Rp5.000/m³. Strategi yang direkomendasikan untuk meningkatkan penerimaan masyarakat terhadap air daur ulang adalah edukasi untuk meningkatkan awareness masyarakat.