2026 SK PP KANIA AZRA PUTRI FAHLEPI 19023059 - COVER
PUBLIC Open In Flipbook Wiwik Istiyarini
Carbon Border Adjustment Mechanism (CBAM) Uni Eropa memperkenalkan harga
karbon ke dalam perdagangan internasional dan menciptakan tekanan baru bagi eksportir
berintensitas karbon tinggi, khususnya sektor besi dan baja. Penelitian ini menganalisis
apakah perusahaan besi dan baja tercatat perlu meningkatkan kinerja lingkungannya agar
tetap kompetitif di bawah CBAM, dengan menggunakan respons investor sebagai
indikator awal. Metode event study diterapkan pada dua peristiwa CBAM, yaitu
Provisional Agreement pada 13 Desember 2022 dan Definitive Implementation Phase
pada 1 Januari 2026, dengan mengukur abnormal return dan trading volume activity.
Sampel penelitian terdiri dari perusahaan besi dan baja tercatat dari China, India, Korea
Selatan, Taiwan, Turki, dan Vietnam, yang dibagi ke dalam subkelompok High dan Low
Environmental Performance berdasarkan LSEG Environmental Pillar Score. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa pada Provisional Agreement, sampel penuh mencatat
abnormal return positif signifikan dan penurunan trading volume activity yang
signifikan, sementara perusahaan Low Environmental Performance mencatat abnormal
return positif marginal. Pada Definitive Implementation Phase, trading volume activity
meningkat signifikan pada sampel penuh dan perusahaan High Environmental
Performance, sementara perusahaan Low Environmental Performance mencatat
abnormal return negatif marginal. Temuan ini menunjukkan bahwa ketika CBAM
menjadi semakin mengikat, kinerja lingkungan menjadi semakin penting bagi perusahaan
besi dan baja tercatat. Peningkatan kinerja lingkungan dapat membantu perusahaan
mengurangi eksposur terhadap CBAM, memperkuat daya saing di pasar Uni Eropa, dan
beradaptasi lebih baik terhadap regulasi karbon yang semakin ketat.
Kata kunci: CBAM, event study, abnormal return, trading volume activity, kinerja
lingkungan, besi dan baja.
Perpustakaan Digital ITB