digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak - RAFFI ADITYA FADILLAH
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

Pelabuhan Tanjung Adikarto yang berlokasi di muara Sungai Serang, Kabupaten Kulon Progo, kini menghadapi kendala operasional yang serius akibat penutupan alur navigasi oleh sedimentasi masif. Permasalahan ini tidak hanya melumpuhkan aktivitas operasional pelabuhan, tetapi juga memicu risiko banjir akibat efek air balik (backwater) yang mengancam sistem drainase Kawasan Strategis Nasional (KSN) Yogyakarta International Airport (YIA). Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan perencanaan penanggulangan sedimentasi secara terpadu dan komprehensif melalui analisis hidrologi, analisis hidro-oseanografi yang mencakup pasang surut dan gelombang, serta pemodelan hidrodinamika dan transpor sedimen menggunakan perangkat lunak Delft3D. Hasil analisis hidro-oseanografi menunjukkan bahwa pasang surut di lokasi studi bertipe campuran condong ke harian ganda (Mixed Semidiurnal) dengan nilai Formzahl sebesar 0,4203. Sementara itu, debit andalan Sungai Serang berfluktuasi antara 4,77 m³/s hingga 28,02 m³/s. Kondisi penutupan alur teridentifikasi paling kritis saat musim kemarau, di mana penurunan debit sungai menghilangkan kapasitas penggelontoran alami (self-cleansing). Kondisi ini menyebabkan angkutan sedimen menyusur pantai (longshore transport) bergerak bebas membentuk lidah pasir yang menutupi mulut muara. Simulasi hidrodinamika membuktikan bahwa skenario pembangunan struktur jeti efektif untuk memotong laju transpor sedimen menyusur pantai sekaligus memblokir energi gelombang dominan, dengan estimasi Rencana Anggaran Biaya (RAB) konstruksi mencapai Rp295.625.334.684,49. Walaupun struktur jeti telah direncanakan, interaksi dinamis di muara tetap berpotensi membawa masuk sedimen halus ke dalam alur pelayaran pelabuhan dengan laju 274.247,75 m³/tahun. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan skema Operasi dan Pemeliharaan (O&P) melalui program pengerukan tahunan berkala agar pelabuhan beroperasi optimal dan kawasan terlindungi.