digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak - Eka Pradipa Sudrajat
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

Pengembangan Pelabuhan Perikanan Bojong Salawe membutuhkan kondisi perairan terlindungi untuk mendukung operasional sandar kapal nelayan berkapasitas 10-30 GT. Paparan gelombang yang masuk ke area kolam pelabuhan dapat mengganggu keamanan kapal serta kegiatan tambat dan bongkar muat, sehingga diperlukan struktur breakwater sebagai bangunan pelindung. Studi ini bertujuan untuk menganalisis kondisi hidrodinamika kawasan Pelabuhan Bojong Salawe sebagai dasar perencanaan layout breakwater yang efektif mereduksi pengaruh gelombang. Analisis distribusi gelombang dilakukan melalui pemodelan hidrodinamika menggunakan Delft3D pada kondisi eksisting dan setelah adanya penambahan struktur breakwater. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa tinggi gelombang maksimum pada kondisi eksisting sebesar 3,27 m dari arah Tenggara yang kemudian berkurang menjadi 0-0,02 m setelah penambahan breakwater. Berdasarkan hasil pemodelan tersebut, direncanakan spesifikasi struktur breakwater tipe rubble mound dengan panjang 570 m, elevasi puncak +3,61 m, lebar puncak 3,14 m, kemiringan 1:1,5 dan berat unit armor 2354,15 kg. Hasil tersebut menunjukkan bahwa layout dan spesifikasi breakwater yang direncanakan efektif dalam mendukung kegiatan sandar kapal nelayan 10-30 GT.