Abstrak - Eka Pradipa Sudrajat
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Pengembangan Pelabuhan Perikanan Bojong Salawe membutuhkan kondisi
perairan terlindungi untuk mendukung operasional sandar kapal nelayan
berkapasitas 10-30 GT. Paparan gelombang yang masuk ke area kolam pelabuhan
dapat mengganggu keamanan kapal serta kegiatan tambat dan bongkar muat,
sehingga diperlukan struktur breakwater sebagai bangunan pelindung. Studi ini
bertujuan untuk menganalisis kondisi hidrodinamika kawasan Pelabuhan Bojong
Salawe sebagai dasar perencanaan layout breakwater yang efektif mereduksi
pengaruh gelombang. Analisis distribusi gelombang dilakukan melalui pemodelan
hidrodinamika menggunakan Delft3D pada kondisi eksisting dan setelah adanya
penambahan struktur breakwater. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa tinggi
gelombang maksimum pada kondisi eksisting sebesar 3,27 m dari arah Tenggara
yang kemudian berkurang menjadi 0-0,02 m setelah penambahan breakwater.
Berdasarkan hasil pemodelan tersebut, direncanakan spesifikasi struktur
breakwater tipe rubble mound dengan panjang 570 m, elevasi puncak +3,61 m,
lebar puncak 3,14 m, kemiringan 1:1,5 dan berat unit armor 2354,15 kg. Hasil
tersebut menunjukkan bahwa layout dan spesifikasi breakwater yang direncanakan
efektif dalam mendukung kegiatan sandar kapal nelayan 10-30 GT.
Perpustakaan Digital ITB