PERANCANGAN UNIT RAPID SAND FILTER, ION EXCHANGE, GRAVITY THICKENER, DAN SLUDGE DRYING BED PADA PERENCANAAN SISTEM PENYEDIAAN AIR MINUM (SPAM) KECAMATAN GUNUNGGURUH, KABUPATEN SUKABUMI
Terbatas Maman Ruhiman
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Maman Ruhiman
» Gedung UPT Perpustakaan
Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, seluas 26,31 km² dengan penduduk 59.615 jiwa pada 2024 baru terlayani 278 sambungan rumah atau 2,3% dari total rumah tangga. Mayoritas warga bergantung pada sumur dangkal yang debitnya menurun bahkan mengering pada musim kemarau, sementara posisi wilayah sebagai kawasan periurban Kota Sukabumi dengan proyeksi lahan terbangun 62,07% pada 2028 membuat ketergantungan pada air tanah dangkal semakin tidak berkelanjutan. Tugas Akhir ini bertujuan merancang unit rapid sand filter (RSF), ion exchange (IX), disinfeksi, gravity thickener (GT), dan sludge drying bed (SDB) pada Instalasi Pengolahan Air SPAM Kecamatan Gunungguruh.
Perencanaan disusun untuk periode 2031–2050 dalam empat tahap dengan target pelayanan 55% hingga 100% dan kapasitas produksi 90; 110; 140; dan 160 L/detik. Sungai Cimandiri ditetapkan sebagai sumber air baku tunggal melalui analisis AHP–SAW (nilai preferensi 0,66). Enam parameter air baku tidak memenuhi baku mutu, yaitu kekeruhan, besi, mangan, nitrat, total koliform, dan fekal koliform. Verifikasi Metode JICA, Matriks Kawamura, dan SNI 7508:2011 menghasilkan tiga alternatif konfigurasi; Alternatif 1 terpilih melalui AHP–TOPSIS dengan closeness coefficient 0,9872.
Seluruh unit dirancang pada kapasitas ultimate 176 L/detik. RSF terdiri atas 8 bak (6 operasi, 2 cadangan) berdimensi 3,60 × 2,80 m dengan media ganda GAC 0,75 m di atas pasir silika 0,60 m pada kecepatan filtrasi 7,86 m/jam. Unit IX terdiri atas 6 vessel berdiameter 2,5 m dengan volume resin 29,45 m³, dirancang pada konsentrasi nitrat 19,34 mg/L-N atau dua kali konsentrasi terukur. Disinfeksi dilakukan melalui pembubuhan kaporit di inlet reservoir pada dosis klor 1,9 mg/L sebagai Cl? dengan nilai CT 75,85 mg·menit/L. Pengolahan lumpur menggunakan 2 unit GT berdiameter 6,50 m dan 4 bak SDB berukuran 44,0 × 11,0 m yang menghasilkan cake 1.379,15 ton per tahun.
CAPEX total IPA sebesar Rp36.949.961.926, dengan kelima unit lingkup laporan ini menyumbang Rp12.408.051.308, serta biaya operasional dan pemeliharaan Rp7.159.607.432 per tahun. Analisis kelayakan pada tingkat diskonto 10% menghasilkan NPV ?Rp30.969.148.125, IRR ?0,59%, dan BCR 0,698, sehingga sistem tidak layak apabila investasi dibebankan pada pendapatan tarif. Dengan skema pembiayaan investasi 100% dana pemerintah sesuai rencana Perumda, sistem layak secara keberlanjutan operasional dengan NPV Rp5.984.427.237.
Perpustakaan Digital ITB