digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak - Feodora Glory Roserina Munthe
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

Balimo Bakery merupakan sebuah UMKM yang menghadapi beberapa tantang operasional seperti transaksi yang masih manual, belum terintegrasinya data antarproses bisnis, serta pengambilan keputusan produksi dan pemesanan bahan baku yang masih berdasarkan intuisi. Selama periode 2024–2025, Balimo Bakery memproduksi 145.954 roti kecil dan 135.084 roti besar, namun masih terdapat 37.869 roti kecil dan 40.089 roti besar yang tidak terjual. Kondisi tersebut menyebabkan potensi keuntungan sebesar Rp171.191.113 atau 41% belum dapat direalisasikan. Penelitian ini bertujuan merancang sistem pendukung keputusan terintegrasi untuk meningkatkan efisiensi proses kerja melalui integrasi proses bisnis, peramalan permintaan, serta pengambilan keputusan pemesanan bahan baku dan penjadwalan produksi. Penelitian dilakukan melalui tiga subtopik utama, yaitu perancangan proses bisnis dan Standard Operating Procedure (SOP), pengembangan model peramalan permintaan berbasis machine learning, serta perancangan sistem pendukung keputusan. Perancangan proses bisnis menggunakan metodologi Business Process Reengineering (BPR) dengan proses bisnis yang dirancang dengan APQC Process Classification Framework. Sistem pendukung keputusan dikembangkan dalam bentuk prototipe yang mengintegrasikan data historis penjualan, hasil peramalan, data persediaan, serta perencanaan produksi. Hasil penelitian menghasilkan proses bisnis terintegrasi, SOP usulan, model peramalan permintaan, serta sistem pendukung keputusan yang mendukung pemesanan bahan baku dan penjadwalan produksi. Model peramalan dikembangkan berdasarkan pengelompokan 85 toko menjadi 4 cluster yang memiliki karakteristik permintaan berbeda sehingga mendukung penyusunan rencana produksi yang lebih tepat. Dari sisi kelayakan ekonomi, rancangan akhir sistem menghasilkan Benefit-Cost Ratio (BCR) sebesar 4,86 yang menunjukkan bahwa setiap Rp1 biaya implementasi berpotensi menghasilkan manfaat sebesar Rp4,86. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rancangan sistem yang diusulkan layak diterapkan untuk meningkatkan efisiensi operasional, mendukung pengambilan keputusan berbasis data, serta mengoptimalkan potensi keuntungan UMKM Balimo Bakery.