BAB 1 Mohammad Ainun Nahar
Terbatas Dewi Supryati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Dewi Supryati
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 2 Mohammad Ainun Nahar
Terbatas Dewi Supryati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Dewi Supryati
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 3 Mohammad Ainun Nahar
Terbatas Dewi Supryati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Dewi Supryati
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 4 Mohammad Ainun Nahar
Terbatas Dewi Supryati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Dewi Supryati
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 5 Mohammad Ainun Nahar
Terbatas Dewi Supryati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Dewi Supryati
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 6 Mohammad Ainun Nahar
Terbatas Dewi Supryati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Dewi Supryati
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 7 Mohammad Ainun Nahar
Terbatas Dewi Supryati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Dewi Supryati
» Gedung UPT Perpustakaan
PUSTAKA Mohammad Ainun Nahar
Terbatas Dewi Supryati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Dewi Supryati
» Gedung UPT Perpustakaan
PT Global Tiket Network (tiket.com) adalah perusahaan yang bergerak di sektor layanan
perjalanan dan gaya hidup. Saat ini tiket.com mengalami peningkatan jumlah karyawan
yang signifikan selama satu tahun terakhir. Tren kenaikan jumlah karyawan yang direkrut
adalah akibat dari peningkatan beban kerja dari setiap direktorat yang ada di perusahaan. Oleh karena itu, Divisi Talent Acquisition (TA) tiket.com dituntut untuk menghadirkan
kandidat karyawan baru seiring berjalannya waktu. Namun, tingginya jumlah permintaan
karyawan yang direkrut ini memembuat Divisi TA dan manajemen di tiket.com kesulitan
dalam memantau kinerja proses rekrutmen karyawan padahal proses pemantauan sangat
perlu dilakukan agar tercipta manajemen kinerja yang baik. Berdasarkan gejala
permasalahan yang ada, dibutuhkan suatu solusi berupa tools atau alat manajemen kinerja
yang bisa mengintegrasikan data yang banyak dan tersebar, terotomasi, mudah dipahami
dan digunakan, serta terstandardisasi dengan baik. Oleh karena itu, perlu dirancang sistem
business intelligence untuk pemantauan kinerja proses rekrutmen karyawan di tiket.com
sehingga akan memberikan keuntungan berupa pemantauan kinerja terhadap data historis
dalam jumlah banyak dengan cepat, terotomasi, mudah, dan terstandardisasi sehingga
proses pemantauan kinerja ini menjadi efektif dan efisien. Penelitian ini membahas solusi pemantauan kinerja melalui perancangan sistem Business
Intelligence (BI) yang terdiri dari 5 (lima) tahapan yakni (1) tahap pendahuluan, (2) tahap
analisis kebutuhan sistem, (3) tahap perancangan sistem BI, (4) tahap analisis rancangan
sistem BI, dan (5) pengambilan kesimpulan serta saran. Metodologi perancangan sistem BI
yang diguakan mengacu pada salah satu metode pengembangan sistem yakni System
Design Life Cycle (SDLC) yang disesuaikan dengan membatasinya sampai dengan tahap
desain rancangan sistem saja karena keterbatasan yang dimiliki. Penelitian ini menghasilkan rancangan purwarupa sistem BI untuk memantau proses
rekrutmen di tiket.com dibantu dengan perangkat lunak MySQL, Google DataPrep, dan
Google Looker Data Studio. Sistem BI yang dirancang memberikan 19 informasi yang
kemudian diverifikasi guna mengtahui kesesuian sistem dengan kebutuhan fungsional
maupun non-fungsional. Selanjutnya, sistem divalidasi untuk mengetahui sistem berhasil
merpresentasikan sistem nyata. Hasil rancangan sistem BI dapat menghasilkan dashboard
sehingga mempersingkat waktu dalam pemantauan kinerja proses rekurtmen yang awalnya
1-3 hari menjadi rata-rata 7 detik. Meskipun demikian rancangan sistem BI masih dapat
dikembangkan sesuai kebutuhan perusahaan di masa depan.
Perpustakaan Digital ITB