digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800



BAB 1 Mohammad Ainun Nahar
Terbatas  Dewi Supryati
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 2 Mohammad Ainun Nahar
Terbatas  Dewi Supryati
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 3 Mohammad Ainun Nahar
Terbatas  Dewi Supryati
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 4 Mohammad Ainun Nahar
Terbatas  Dewi Supryati
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 5 Mohammad Ainun Nahar
Terbatas  Dewi Supryati
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 6 Mohammad Ainun Nahar
Terbatas  Dewi Supryati
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 7 Mohammad Ainun Nahar
Terbatas  Dewi Supryati
» Gedung UPT Perpustakaan

PUSTAKA Mohammad Ainun Nahar
Terbatas  Dewi Supryati
» Gedung UPT Perpustakaan

PT Global Tiket Network (tiket.com) adalah perusahaan yang bergerak di sektor layanan perjalanan dan gaya hidup. Saat ini tiket.com mengalami peningkatan jumlah karyawan yang signifikan selama satu tahun terakhir. Tren kenaikan jumlah karyawan yang direkrut adalah akibat dari peningkatan beban kerja dari setiap direktorat yang ada di perusahaan. Oleh karena itu, Divisi Talent Acquisition (TA) tiket.com dituntut untuk menghadirkan kandidat karyawan baru seiring berjalannya waktu. Namun, tingginya jumlah permintaan karyawan yang direkrut ini memembuat Divisi TA dan manajemen di tiket.com kesulitan dalam memantau kinerja proses rekrutmen karyawan padahal proses pemantauan sangat perlu dilakukan agar tercipta manajemen kinerja yang baik. Berdasarkan gejala permasalahan yang ada, dibutuhkan suatu solusi berupa tools atau alat manajemen kinerja yang bisa mengintegrasikan data yang banyak dan tersebar, terotomasi, mudah dipahami dan digunakan, serta terstandardisasi dengan baik. Oleh karena itu, perlu dirancang sistem business intelligence untuk pemantauan kinerja proses rekrutmen karyawan di tiket.com sehingga akan memberikan keuntungan berupa pemantauan kinerja terhadap data historis dalam jumlah banyak dengan cepat, terotomasi, mudah, dan terstandardisasi sehingga proses pemantauan kinerja ini menjadi efektif dan efisien. Penelitian ini membahas solusi pemantauan kinerja melalui perancangan sistem Business Intelligence (BI) yang terdiri dari 5 (lima) tahapan yakni (1) tahap pendahuluan, (2) tahap analisis kebutuhan sistem, (3) tahap perancangan sistem BI, (4) tahap analisis rancangan sistem BI, dan (5) pengambilan kesimpulan serta saran. Metodologi perancangan sistem BI yang diguakan mengacu pada salah satu metode pengembangan sistem yakni System Design Life Cycle (SDLC) yang disesuaikan dengan membatasinya sampai dengan tahap desain rancangan sistem saja karena keterbatasan yang dimiliki. Penelitian ini menghasilkan rancangan purwarupa sistem BI untuk memantau proses rekrutmen di tiket.com dibantu dengan perangkat lunak MySQL, Google DataPrep, dan Google Looker Data Studio. Sistem BI yang dirancang memberikan 19 informasi yang kemudian diverifikasi guna mengtahui kesesuian sistem dengan kebutuhan fungsional maupun non-fungsional. Selanjutnya, sistem divalidasi untuk mengetahui sistem berhasil merpresentasikan sistem nyata. Hasil rancangan sistem BI dapat menghasilkan dashboard sehingga mempersingkat waktu dalam pemantauan kinerja proses rekurtmen yang awalnya 1-3 hari menjadi rata-rata 7 detik. Meskipun demikian rancangan sistem BI masih dapat dikembangkan sesuai kebutuhan perusahaan di masa depan.