digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Ketidakstabilan lereng yang dipicu oleh kombinasi limpasan permukaan dan degradasi kaki lereng menjadi ancaman kritis terhadap keselamatan infrastruktur di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi erosi permukaan serta stabilitas lereng eksisting guna merancang sistem perlindungan dan perkuatan lereng yang terintegrasi. Analisis potensi erosi permukaan dilakukan melalui pemodelan hidrolika dua dimensi menggunakan metode rain on grid yang menghasilkan Sediment Mobilization Ratio (SMR), yaitu rasio perbandingan antara tegangan geser dasar aliran air (????0) dan tegangan geser kritis tanah (????????????). Evaluasi hidrolis pada saluran kaki lereng juga dilakukan untuk mengidentifikasi degradasi penampang pada kaki lereng (toe erosion). Kestabilan lereng dimodelkan dengan menggunakan metode elemen hingga untuk menghitung nilai faktor keamanan (safety factor) kondisi eksisting maupun pascapenanganan. Berdasarkan hasil analisis potensi erosi, dirancang sistem perlindungan permukaan berupa kombinasi saluran drainase dan geomat. Untuk mengatasi ketidakstabilan global dan degradasi kaki lereng, diterapkan struktur penahan dan perkuatan berupa kombinasi steel sheet pile dan matras cerucuk bambu. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa penerapan saluran drainase dan geomat efektif mereduksi potensi erosi permukaan lereng secara signifikan. Selain itu, steel sheet pile dan matras cerucuk bambu terbukti meningkatkan faktor keamanan lereng hingga melampaui batas minimum yang disyaratkan oleh standar teknis.