digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak - ERIC PRINGGA ADINEGARA
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

Seiring dengan meningkatnya pertumbuhan populasi, permintaan energi listrik di Indonesia akan terus meningkat. Namun, ketergantungan Indonesia pada sumber energi fosil dalam memproduksi energi dapat menimbulkan berbagai permasalahan lingkungan, terutama pada hasil emisi gas rumah kaca. Pengaplikasian pembangkit listrik tenaga air di Indonesia dapat menjadi solusi sumber energi bersih dengan emisi gas rumah kaca yang rendah. DAS Citarum Hulu merupakan wilayah dengan potensi besar untuk dikembangkan sebagai lokasi pembangkit listrik tenaga minihidro (PLTM) dengan debit air yang stabil dan topografi yang mendukung. PLTM Desa Cihawuk yang terletak dalam DAS Citarum Hulu dirancang sebagai pembangkit listrik tenaga air bertipe run-of-river dengan debit desain sebesar 2.289 ????3/s. PLTM ini dilengkapi dengan komponen yang terdiri dari bendung, saluran transisi, jembatan air, kantong lumpur, saluran pembawa, bak penenang, pipa pesat, rumah turbin, dan saluran pembuang. Dengan tinggi jatuh air bersih sebesar 61.01 m, digunakan 2 turbin jenis francis yang menghasilkan 573.6 kW untuk masing-masing turbin dan daya total maksimum sebesar 1.15 MW. Biaya konstruksi PLTM Desa Cihawuk diestimasikan bernilai sebesar Rp32.690.426.421 dengan produksi energi total sebesar 5.56 GWh setiap tahunnya. Secara ekonomi, PLTM Desa Cihawuk tergolong layak dibangun berdasarkan analisis NPV, BCR, IRR, dan Payback Period.