digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak - DEA PRATAMA
PUBLIC Open In Flipbook Irwan Sofiyan

Keterbatasan pendanaan APBD dan banyaknya usulan program pembangunan daerah mendorong Pemerintah Daerah untuk mencari sumber pendanaan alternatif. Pemerintah Provinsi Jawa Barat memiliki sumber pendanaan alternatif yaitu dana Corporate Social Responsibility/Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (CSR/TJSL). Penggunaan dana CSR/TJSL yang juga terbatas, menuntut adanya mekanisme pemrioritasan usulan program yang sistematis, transparan, dan berbasis multi-kriteria. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kerangka pengambilan keputusan dengan mengintegrasikan Systematic Literature Review (SLR) berbasis PRISMA, metode Delphi, Analytic Network Process (ANP), dan VIKOR. PRISMA digunakan untuk mengidentifikasi kandidat kriteria dari literatur, Delphi digunakan untuk konsensus kriteria oleh pakar, ANP digunakan untuk menentukan bobot kriteria berdasarkan hubungan antar-kriteria, sedangkan VIKOR digunakan untuk menghasilkan peringkat usulan program. Pada fase awal SLR dihasilkan 58 artikel. Selanjutnya diperoleh 27 artikel final yang menghasilkan 5 kandidat kriteria diantaranya: Kesesuaian dengan tema/prioritas pembangunan daerah, keterkaitan dengan SDGs, kontribusi sosial/penerima manfaat, fleksibilitas waktu pelaksanaan, dan kebutuhan anggaran. Seluruh kriteria diterima melalui Delphi. Hasil ANP menunjukkan kebutuhan anggaran memiliki bobot tertinggi sebesar 0.337. Hasil VIKOR menunjukkan bahwa alternatif peringkat pertama memenuhi syarat acceptable advantage dan acceptable stability, serta hasil analisis sensitivitas menunjukkan peringkat prioritas tergolong stabil. Kerangka PRISMA– Delphi–ANP–VIKOR dapat digunakan sebagai alat bantu pengambilan keputusan dalam pemrioritasan program CSR/TJSL secara lebih objektif dan akuntabel.