Paparan sinar ultraviolet (UV) merupakan salah satu faktor risiko utama terhadap
kerusakan kulit dan kanker kulit, khususnya pada individu yang rutin melakukan
aktivitas luar ruang seperti pelari pria. Meskipun tingkat kesadaran terhadap
bahaya sinar UV pada kelompok ini relatif cukup, penggunaan sunscreen masih
belum menjadi kebiasaan preventif yang konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk
merancang sebuah kampanye sosial yang berfokus pada peningkatan kesadaran
dan perubahan perilaku penggunaan sunscreen pada pria pelari melalui
pendekatan Desain Komunikasi Visual. Metode penelitian yang digunakan bersifat
kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, melalui wawancara mendalam,
observasi, dan studi pustaka untuk memahami pengalaman, persepsi, serta
hambatan audiens terhadap penggunaan sunscreen. Proses perancangan
kampanye menggunakan metode Double Diamond untuk merumuskan insight,
peluang, dan strategi komunikasi yang relevan dengan gaya hidup pelari pria.
Landasan teori yang digunakan meliputi kampanye sosial, komunikasi visual
persuasif, dan representasi maskulinitas dalam media visual. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa kampanye perlu menekankan dampak jangka panjang
paparan sinar UV serta memosisikan sunscreen sebagai bagian dari kesiapan dan
performa tubuh, bukan sekadar produk perawatan kulit. Perancangan ini
diharapkan mampu menghasilkan kampanye sosial yang kontekstual, relevan, dan
efektif dalam mendorong perilaku preventif penggunaan sunscreen pada pria
pelari.
Perpustakaan Digital ITB