digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Paparan sinar ultraviolet (UV) merupakan salah satu faktor risiko utama terhadap kerusakan kulit dan kanker kulit, khususnya pada individu yang rutin melakukan aktivitas luar ruang seperti pelari pria. Meskipun tingkat kesadaran terhadap bahaya sinar UV pada kelompok ini relatif cukup, penggunaan sunscreen masih belum menjadi kebiasaan preventif yang konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah kampanye sosial yang berfokus pada peningkatan kesadaran dan perubahan perilaku penggunaan sunscreen pada pria pelari melalui pendekatan Desain Komunikasi Visual. Metode penelitian yang digunakan bersifat kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi pustaka untuk memahami pengalaman, persepsi, serta hambatan audiens terhadap penggunaan sunscreen. Proses perancangan kampanye menggunakan metode Double Diamond untuk merumuskan insight, peluang, dan strategi komunikasi yang relevan dengan gaya hidup pelari pria. Landasan teori yang digunakan meliputi kampanye sosial, komunikasi visual persuasif, dan representasi maskulinitas dalam media visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kampanye perlu menekankan dampak jangka panjang paparan sinar UV serta memosisikan sunscreen sebagai bagian dari kesiapan dan performa tubuh, bukan sekadar produk perawatan kulit. Perancangan ini diharapkan mampu menghasilkan kampanye sosial yang kontekstual, relevan, dan efektif dalam mendorong perilaku preventif penggunaan sunscreen pada pria pelari.