digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

PERANCANGAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR LINDI (IPL) PADA LAHAN URUG ZONA EMPAT TPA PASIR BAJING, KABUPATENN GARUT
Terbatas  Maman Ruhiman
» Gedung UPT Perpustakaan

PA Pasir Bajing merupakan satu-satunya unit pemrosesan akhir di Kabupaten Garut yang berlokasi di Desa Sukaraja, Kecamatan Banyuresmi, dibangun pada tahun 1996 dan mulai beroperasi pada tahun 1998. Seiring meningkatnya aktivitas pengelolaan sampah, jumlah sampah yang masuk ke TPA Pasir Bajing pada tahun 2025 mencapai sekitar 255,63 ton/hari dengan luas area sekitar 17 hektar. Kondisi operasional TPA yang sebagian besar zonanya telah melebihi kapasitas (overloaded), serta penerapan sistem pengoperasian yang belum optimal, menyebabkan meningkatnya risiko pencemaran lingkungan, khususnya akibat terbentuknya air lindi yang berpotensi mencemari air permukaan dan air tanah. TPA Pasir Bajing memiliki lima zona penimbunan dengan kondisi operasional yang berbeda. Zona 3 saat ini masih digunakan sebagai zona aktif, sedangkan Zona 1, Zona 2, Zona 4, dan Zona 5 sebelumnya telah ditutup atau dihentikan operasionalnya. Zona 4 yang sebelumnya telah ditutup kembali dimanfaatkan untuk menampung dan merapikan timbunan sampah yang meluber akibat kondisi operasional pada periode 2024–2025, termasuk limpahan sampah dari TPA Sarimukti. Kondisi Zona 4 yang terdiri atas timbunan lama dan timbunan baru serta belum didukung sistem pengolahan lindi yang memadai menjadi dasar dilakukannya perancangan Instalasi Pengolahan Lindi (IPL) pada Lahan Urug Zona Empat TPA Pasir Bajing. Perancangan IPL dilakukan berdasarkan data karakteristik dan debit lindi melalui tahapan analisis kondisi eksisting lahan urug, pengujian kualitas lindi, perhitungan beban pencemar, serta pemilihan alternatif konfigurasi pengolahan menggunakan metode Preference Ranking Organization Method for Enrichment Evaluation (PROMETHEE II). Hasil pengujian laboratorium menunjukkan karakteristik awal lindi memiliki nilai pH 7,24; TSS 291 mg/L; BOD? 1,362,61 mg/L; COD 1,934,20 mg/L; dan nitrogen total 494,80 mg/L dengan debit desain sebesar 1.157,59 m³/hari. Sistem IPL dirancang untuk mengutamakan efektivitas penyisihan pencemar, kemudahan operasional, serta keberlanjutan pengelolaan. Konfigurasi alternatif terpilih terdiri atas Bar Screen, Bak Ekualisasi, Fine Screen, Anaerobic Baffled Reactor (ABR), Sequencing Batch Biofilm Reactor (SBBR), Bak Distribusi, Lahan Basah Konstruksi (Constructed Wetland), serta unit pengolahan lumpur berupa Sludge Holding Tank dan Belt Filter Press. Hasil perhitungan neraca massa menunjukkan bahwa pengolahan lindi menghasilkan kualitas efluen dengan nilai BOD? 3,14 mg/L, COD 6,96 mg/L, nitrogen total 8,02 mg/L, dan TSS 2,46 mg/L dengan pH 7,24 yang telah memenuhi baku mutu air lindi berdasarkan Permen LHK No. P.59 Tahun 2016.