digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

PERANCANGAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH DOMESTIK BESERTA PEMANFAATAN LUMPUR DAN AIR GUNA ULANG DI ZONA 6 KAWASAN DURI KOSAMBI, JAKARTA BARAT
Terbatas  Maman Ruhiman
» Gedung UPT Perpustakaan

Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) merupakan bagian penting dalam pengelolaan air limbah domestik untuk mengurangi beban pencemar sebelum air hasil olahan dialirkan ke lingkungan. Peningkatan jumlah penduduk dan aktivitas perkotaan menyebabkan kebutuhan terhadap sistem pengolahan air limbah yang memadai semakin besar. IPAL Zona 6 Kawasan Duri Kosambi, Jakarta Barat, direncanakan untuk melayani kebutuhan pengolahan air limbah domestik hingga tahun 2050 dengan debit desain sebesar 486.379 m³/hari. Oleh karena itu, diperlukan perancangan unit pengolahan yang mampu mengolah air limbah secara efektif serta memenuhi kriteria dan target kualitas efluen yang direncanakan. Buku A dari laporan tugas akhir ini secara khusus membahas perancangan subsistem pengolahan air limbah domestik pada IPAL Zona 6. Desain teknis mencakup mechanical coarse screen, mechanical fine screen, aerated grit chamber, bak ekualisasi, Anaerobic- Anoxic-Oxic (A2O), Membrane Bioreactor (MBR), dan bak klorinasi. Rangkaian pengolahan tersebut dirancang untuk menyisihkan padatan, bahan organik, nutrien, serta mikroorganisme patogen. Selain perhitungan dimensi dan kondisi operasi, perancangan juga mencakup profil hidrolis, kesetimbangan massa, spesifikasi teknis, tata letak, serta kebutuhan peralatan pendukung. Perkiraan biaya pembangunan (CAPEX) IPAL dilakukan dalam dua tahap, dengan total biaya investasi sebesar Rp729.788.278.832. Sementara itu, biaya operasional (OPEX) yang meliputi kebutuhan tenaga kerja, listrik, penggantian modul membran, perawatan alat dan mesin, serta bahan kimia diperkirakan sebesar Rp141.341.423.500 per tahun pada tahap akhir. Berdasarkan analisis finansial, pembangunan IPAL dinilai layak dengan nilai Net Present Value (NPV) sebesar Rp814.324.601.678, Benefit Cost Ratio (BCR) sebesar 1,53, dan payback period pada tahun ke-10 perencanaan.