Abstrak - Arvyno Pranata Limahardja
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Investor ritel Indonesia rentan mengalami berbagai bias perilaku yang dapat memengaruhi
kualitas pengambilan keputusan dalam berinvestasi, khususnya tiga bias
yang telah banyak didokumentasikan dalam literatur behavioral finance, yaitu disposition
effect, overconfidence, dan loss aversion. Bias tersebut hanya dapat diukur
apabila keputusan investasi teramati, sedangkan rekaman transaksi investor individual
jarang tersedia untuk penelitian. Penelitian ini merancang dan mengembangkan
sistem berbasis Cognitive Digital Twin (CDT) pada skala investor individual yang
mengintegrasikan tiga hal, yaitu lingkungan simulasi perdagangan, mekanisme pengukuran
bias, serta penyusunan umpan balik yang terpersonalisasi. Lingkungan simulasi
menyajikan perdagangan saham sepanjang 14 putaran perdagangan dengan
menggunakan data historis Bursa Efek Indonesia pada jendela waktu yang dipilih
secara acak. Kontribusi penelitian terletak pada pengembangan kerangka CDT yang
mengintegrasikan tiga metrik proksi, yaitu Disposition Effect Index (DEI) yang dihitung
berdasarkan selisih proporsi realisasi keuntungan dan kerugian, Overconfidence
Score (OCS) yang diturunkan dari hubungan frekuensi perdagangan dengan
kinerja portofolio, dan Loss Aversion Index (LAI) yang berbasis pada Prospect Theory,
disertai mekanisme pembaruan representasi keadaan kognitif berbasis Exponential
Moving Average (EMA) menggunakan pembobotan adaptif. Sistem diverifikasi
melalui serangkaian pengujian fungsional dan divalidasi melalui User Acceptance
Testing (UAT) yang menghasilkan rerata skor System Usability Scale (SUS) di angka
64,0.
Perpustakaan Digital ITB