Penelitian ini mengusulkan perancangan dan implementasi prototipe smart tag, yaitu
sebuah perangkat pelacak nirkabel yang terintegrasi dengan perangkat lunak smartphone
Android. Prototipe ini dirancang untuk berfungsi melacak barang, yang
mampu memberikan informasi lokasi terakhir secara berkala serta memfasilitasi
pengguna dalam melakukan pencarian fisik secara langsung.
Pengembangan sistem ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan pelacakan lokasi untuk
barang-barang berukuran kecil, seperti dompet, kunci, dan tas. Karena benda-benda
tersebut bersifat pasif dan tidak dapat menunjukkan keberadaannya sendiri saat hilang
atau tertinggal, pencarian manual dinilai kurang efisien dan sering kali tidak
berhasil. Oleh karena itu, diperlukan sebuah solusi teknologi pelacakan yang dapat
membantu pengguna mengetahui lokasi barang dengan lebih cepat dan presisi.
Sistem smart tag ini dibangun menggunakan arsitektur Crowd-Source Network (CSN)
berbasis teknologi Bluetooth Low Energy (BLE) yang berdaya rendah. Perangkat
keras menggunakan Printed Circuit Board (PCB) kustom yang ditenagai oleh mikrokontroler
Pro Micro nRF52840, serta dilengkapi dengan buzzer dan rangkaian
pembaca tegangan baterai. Sementara itu, perangkat lunak dikembangkan menggunakan
Android. Perangkat lunak ini bertugas untuk memindai data advertisement,
mengontrol alarm pada tag, menampilkan lokasi pada peta digital berdasarkan data
pengguna maupun perangkat helper di sekitarnya, serta mendukung mekanisme
pencarian dua arah.
Berdasarkan hasil evaluasi, sistem smart tag yang dikembangkan telah berhasil memenuhi
spesifikasi fungsionalitas koneksi nirkabel, penerapan cryptography pada
data advertisement, serta komunikasi GATT dengan responsif. Perangkat ini memiliki
estimasi ketahanan baterai hingga 128 hari operasional dengan total biaya
perakitan sebesar Rp260.220. Meskipun demikian, jangkauan sinyal perangkat masih
memerlukan optimasi lebih lanjut karena batas maksimal jangkauannya baru
mencapai 4,5 meter di ruang terbuka dan 2,5 meter pada kondisi terhalang dinding,
sehingga masih berada di bawah ekspektasi operasional ideal sejauh 10 meter.
Perpustakaan Digital ITB