digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Muhammad Roihan
PUBLIC Open In Flipbook Esha Mustika Dewi

Sistem publikasi ilmiah konvensional bergantung pada penerbit sebagai pihak ketiga tepercaya (trusted third party). Penulis, penelaah, dan pembaca harus mempercayai bahwa penerbit mencatat riwayat naskah, keputusan editorial, dan pembagian insentif secara jujur, tanpa cara untuk memeriksanya secara independen. Penelitian terdahulu yang memanfaatkan blockchain, seperti Eureka, PubChain, dan Scientific Journal Platform, baru menyelesaikan sebagian aspek dan belum menyatukannya dalam satu alur kerja dari pengajuan naskah hingga penerbitan. Tugas akhir ini merancang dan mengimplementasikan framework sistem publikasi ilmiah berbasis blockchain untuk mengurangi ketergantungan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan Design Science Research dengan tahapan penentuan kebutuhan, analisis masalah, perancangan, implementasi, dan evaluasi. Rancangan memakai arsitektur blockchain hibrida yang memisahkan data berdasarkan kebutuhannya. Riwayat siklus hidup naskah, keputusan penerimaan berdasarkan suara mayoritas penelaah, dan distribusi insentif dieksekusi oleh smart contract, sehingga tidak dapat diubah sepihak dan dapat diperiksa siapa pun. Berkas naskah disimpan pada IPFS dan hanya pengenal kontennya yang dicatat pada blockchain. Identitas penulis dan penelaah dijaga dengan alamat samaran, sedangkan penerbitan naskah menghasilkan DOI berupa token non-fungible yang tertaut pada berkas naskah. Rancangan ini diimplementasikan menjadi empat smart contract pada jaringan Ethereum beserta komponen pendukungnya. Pengujian pada smart contract dan backend seluruhnya lulus. Alur publikasi lengkap juga ditelusuri pada sebuah naskah uji di jaringan uji publik Sepolia, mulai dari pengajuan hingga penerbitan. Hampir seluruh kebutuhan fungsional dan non-fungsional terpenuhi. Satu kebutuhan yang baru terpenuhi sebagian adalah desentralisasi penyimpanan, karena berkas masih disimpan melalui satu penyedia layanan IPFS. Meskipun demikian, sistem ini masih berupa implementasi awal karena mekanisme keputusan, insentif, dan pemilihan penelaah dibuat sederhana, serta belum diuji pada beban tinggi maupun audit keamanan.