digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Diaz Shakira Hana [17421073]
Terbatas  Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan

Indonesia memiliki kekayaan budaya dan tradisi lokal yang beragam, diwariskan dari generasi ke generasi sebagai bentuk kearifan lokal. salah satu tradisi tersebut adalah ritual adat Mipit Pare yang dilakukan oleh masyarakat Kasepuhan Ciptagelar-Gelaralam, Sukabumi, Jawa Barat. Ritual adat Mipit Pare tidak hanya mencerminkan hubungan harmonis antara manusia dan alam, tetapi juga mengusung nilai-nilai kemandirian pangan melalui teknik panen tradisional dan penyimpanan hasil panen di leuit. Melalui Mipit Pare di Kasepuhan Ciptagelar–Gelaralam, terlihat bahwa tradisi dapat menjadi sarana pelestarian lingkungan meskipun berada dalam arus modernitas. Meskipun letaknya terpencil Kampung Ciptagelar–Gelaralam tidak sepenuhnya tertinggal secara teknologi, terutama dalam hal informasi. Warga mampu memadukan dua hal yang tampak bertentangan—tradisi dan modernitas. Tradisi pertanian tetap dijalankan secara turun-temurun tanpa bantuan teknologi modern, mengikuti petunjuk leluhur. Namun, dalam aspek kehidupan lain yang tidak berkaitan langsung dengan pertanian, masyarakat diperbolehkan menggunakan teknologi. Oleh karena itu, perancangan ini menghasilkan buku editorial yang menyajikan narasi dengan memadukan ilustrasi dan fotografi untuk mengomunikasikan filosofi dan keistimewaan tradisi. Perancangan buku ini diharapkan dapat menjadi dokumentasi budaya yang mendukung pelestarian tradisi di tengah masyarakat modern.