digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

enomena semburan Lumpur Lapindo di Sidoarjo merupakan bencana lingkungan yang tidak hanya menyebabkan kerusakan fisik dan sosial secara masif tetapi juga meninggalkan dampak jangka panjang berupa kontaminasi senyawa toksik yang memengaruhi ekosistem serta kualitas hidup organisme dan masyarakat. Perancangan artbook ini bertujuan memvisualisasikan dampak tersebut melalui representasi monster masa apokaliptik sebagai simbol kritik sosial yang reflektif. Metode perancangan yang digunakan adalah Double Diamond yang meliputi tahap discover, define, develop, dan deliver. Pada tahap pengembangan visual monster, digunakan pendekatan Manga Matrix guna membantu proses eksplorasi visual. Pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur, wawancara ahli, dan observasi lingkungan, serta wawancara purposif dengan audiens untuk menggali persepsi audiens terhadap isu lingkungan dan makna simbolik apokaliptik. Luaran dari perancangan ini berupa artbook bertema apokaliptik yang berfungsi sebagai medium kritik sosial, dengan target audiens utama generasi z usia 20–24 tahun. Artbook diharapkan mampu menghadirkan pengalaman visual yang emosional, kontekstual, dan mendorong refleksi kritis terhadap isu kerusakan lingkungan di Indonesia.