digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Yogyakarta merupakan daerah dengan konsumsi ikan terendah di Indonesia. Fakta ini bertentangan dengan kampanye pemerintah Indonesia untuk meningkatkan konsumsi ikan yang telah dilaksanakan sejak tahun 2004. Upaya tersebut dilakukan untuk dapat meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas dan cerdas. Potensi sumber perikanan di Yogyakarta saat ini dapat memenuhi kebutuhan konsumsi ikan secara lokal. Berdasarkan hasil identifikasi yang dilakukan menggunakan metode design thinking, faktor yang mempengaruhi adalah minimnya pengetahuan tentang cara pengolahan masakan ikan. Memotivasi minat konsumsi ikan kepada ibu rumah tangga sebagai orang yang menentukan menu makanan di rumah perlu dilakukan. Memberikan pengetahuan dan pengalaman tentang cara pengolahan masakan ikan secara praktis dan mudah menjadi faktor yang dapat dilakukan untuk memotivasi konsumsi ikan. Konsep berbagi informasi dan pengalaman memasak ikan dapat diaplikasikan kedalam perangkat mobile sebagai media yang paling banyak digunakan oleh ibu rumah tangga. “Maiwak” adalah nama aplikasi yang digunakan untuk memotivasi konsumsi ikan di Yogyakarta. Aplikasi ini menerapkan konsep model hook sebagai strategi untuk memotivasi konsumsi ikan melalui tahapan trigger, action, variable reward, dan investment. Fitur sosial media pada aplikasi Maiwak membentuk sebuah jaringan sosial dan komunkasi antar pengguna yang menghasilkan sebuah komunitas tentang konsumsi ikan di Yogyakarta. Interaksi dan hubungan sosial yang terjadi melalui fitur pencarian, notifikasi, percakapan, rekomendasi, berbagi resep dan simpan resep dalam aplikasi maiwak dapat memotivasi konsumsi ikan pada pengguna aplikasi Maiwak.