Yogyakarta merupakan daerah dengan konsumsi ikan terendah di Indonesia. Fakta
ini bertentangan dengan kampanye pemerintah Indonesia untuk meningkatkan
konsumsi ikan yang telah dilaksanakan sejak tahun 2004. Upaya tersebut dilakukan
untuk dapat meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas dan cerdas.
Potensi sumber perikanan di Yogyakarta saat ini dapat memenuhi kebutuhan
konsumsi ikan secara lokal. Berdasarkan hasil identifikasi yang dilakukan
menggunakan metode design thinking, faktor yang mempengaruhi adalah
minimnya pengetahuan tentang cara pengolahan masakan ikan. Memotivasi minat
konsumsi ikan kepada ibu rumah tangga sebagai orang yang menentukan menu
makanan di rumah perlu dilakukan. Memberikan pengetahuan dan pengalaman
tentang cara pengolahan masakan ikan secara praktis dan mudah menjadi faktor
yang dapat dilakukan untuk memotivasi konsumsi ikan. Konsep berbagi informasi
dan pengalaman memasak ikan dapat diaplikasikan kedalam perangkat mobile
sebagai media yang paling banyak digunakan oleh ibu rumah tangga. “Maiwak”
adalah nama aplikasi yang digunakan untuk memotivasi konsumsi ikan di
Yogyakarta. Aplikasi ini menerapkan konsep model hook sebagai strategi untuk
memotivasi konsumsi ikan melalui tahapan trigger, action, variable reward, dan
investment. Fitur sosial media pada aplikasi Maiwak membentuk sebuah jaringan
sosial dan komunkasi antar pengguna yang menghasilkan sebuah komunitas tentang
konsumsi ikan di Yogyakarta. Interaksi dan hubungan sosial yang terjadi melalui
fitur pencarian, notifikasi, percakapan, rekomendasi, berbagi resep dan simpan
resep dalam aplikasi maiwak dapat memotivasi konsumsi ikan pada pengguna
aplikasi Maiwak.
Perpustakaan Digital ITB