digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Umar Dzaki Mu'aadzah [17522027]
Terbatas  Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan

Bagi banyak orang, kopi bukan sekadar minuman, ia adalah ritual harian yang sulit ditinggalkan bahkan saat bepergian. Namun kenyataannya, traveler yang terbiasa menyeduh kopi sendiri kerap dihadapkan pada pilihan yang tidak memuaskan: bergantung pada fasilitas hotel yang tidak selalu tersedia, membeli kopi di luar dengan kualitas yang tidak terjamin, atau membawa beberapa peralatan sekaligus yang justru memberatkan perjalanan. Produk coffee maker portabel yang ada di pasaran pun belum menjawab masalah ini secara tuntas — sebagian besar hanya mendukung satu metode seduhan dan tidak dilengkapi pemanas air, sehingga pengguna tetap membutuhkan sumber panas eksternal. Penelitian ini berangkat dari pengalaman nyata tersebut, dengan tujuan merancang sebuah coffee maker kompak yang mampu memanaskan air, menyeduh espresso, dan menyeduh pour over, semuanya dalam satu produk yang cukup kecil untuk masuk ke dalam tas ransel. Proses perancangan menggunakan pendekatan human-centered design, didukung oleh auto-etnografi, wawancara mendalam dengan pengguna dan pakar, konsultasi teknis bersama rekan dari bidang teknik elektro, serta studi terhadap produk-produk sejenis yang sudah ada. Hasil dari penelitian ini adalah Kofiekum, sebuah sistem coffee maker berbentuk silinder nesting dengan dimensi ?90 mm × tinggi ? 350 mm. Produk ini menggunakan material stainless steel 304 dan polipropilena food grade, serta dirancang untuk bekerja dengan dua sumber daya listrik: AC 220V/80W untuk penggunaan di penginapan, dan DC 12V/50W melalui USB-C sebagai opsi darurat. Kofiekum diharapkan menjadi jawaban atas kekosongan kategori produk yang selama ini belum terjawab coffee maker portabel yang benar-benar lengkap, mandiri, dan siap digunakan di mana saja.