digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800







DAFTAR PUSTAKA TIA MUHAMAD REZA
EMBARGO  2029-07-16 

Rendahnya capaian literasi dan numerasi pada program PISA Indonesia menjadi indikator penting atas tantangan yang masih dihadapi pendidikan Indonesia. Sebagai respon terhadap kondisi tersebut, pemerintah meluncurkan Kebijakan Kurikulum Merdeka (KM) sebagai upaya perbaikan melalui transformasi kurikulum yang lebih fleksibel dan berpusat pada siswa. Sejumlah penelitian sebelumnya menunjukan adanya korelasi positif antara implementasi Kurikulum Merdeka dengan skor literasi numerasi siswa, namun mayoritas evaluasi yang dilakukan sebelumnya masih bersifat deskriptif-kualitatif sehingga belum mampu mengidentifikasi dampak kausal dari kebijakan. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi dampak kausal implementasi Kurikulum Merdeka terhadap capaian literasi dan numerasi siswa pada jenjang pendidikan dasar dan menengah, serta menguji hipotesis bahwa dampak tersebut dimediasi oleh peningkatan kualitas pembelajaran. Secara metodologis, penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan 176.510 data observasi sekolah dari data sekunder Asesmen Nasional (AN) periode 2021–2024. Analisis dampak dilakukan menggunakan metode Staggered Difference-in-Differences (DiD) dengan estimator Callaway dan Sant’Anna yang telah disetarakan sebelumnya melalui Propensity Score Matching (PSM). Ketahanan estimasi dampak kemudian diuji melalui analisis sensitivitas dengan Honest Difference in Difference dan analisis Staggered DiD pada level subgrup. Untuk membuka mekanisme internal kebijakan, dilakukan analisis mediasi menggunakan kerangka Baron dan Kenny yang diperkuat dengan prosedur bootstrapping guna memastikan validitas efek tidak langsung. Pada estimasi sampel penuh (naïve estimates) implementasi Kurikulum Merdeka berasosiasi positif dengan peningkatan skor literasi dan numerasi. Namun, pengujian asumsi parallel trends mendeteksi perbedaan laju pertumbuhan yang sistematis antara sekolah perlakuan dan kontrol sebelum kebijakan diimplementasikan. Uji sensitivitas dengan Honest DiD menunjukan efek kausalitas sangat sensitif dan hanya akan robust jika diasumsikan bias trend di masa depan memburuk tidak lebih dari 50% dibandingkan masa lalu. Oleh karena itu, klaim kausal atas dampak literasi dan numerasi pada penelitian ini diposisikan sebagai temuan indikatif dan terbatas, bukan konklusif. Variabel Kualitas pembelajaran juga secara signifikan berperan sebagai partial mediation dari intervensi Kebijakan Kurikulum Merdeka terhadap literasi dan numerasi. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan literatur mengenai evaluasi kebijakan pendidikan, khususnya implementasi kurikulum serta menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pembelajaran sebagai mekanisme kunci yang memediasi pengaruh kebijakan terhadap capaian pembelajaran siswa.