digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak
Terbatas  Dewi Supryati
» Gedung UPT Perpustakaan

PT GMP merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi kemasan plastik seperti botol dan jerigen, dengan bahan baku utama High Density Polyethylene (HDPE) dan Polyethylene Terephthalate (PET). Saat ini, perusahaan belum menerapkan metode peramalan permintaan maupun sistem perencanaan kebutuhan bahan baku berbasis data historis, sehingga berisiko menimbulkan kelebihan atau kekurangan stok serta inefisiensi biaya persediaan. Penelitian ini bertujuan merancang sistem perencanaan kebutuhan bahan baku yang terintegrasi dengan model peramalan menggunakan metode Long Short-Term Memory (LSTM). Model dikembangkan melalui proses tuning hyperparameter dan dievaluasi menggunakan Mean Absolute Percentage Error (MAPE), dengan nilai terbaik sebesar 7.17%. Hasil peramalan digunakan dalam penyusunan tabel perencanaan pemesanan bahan baku untuk menghitung kebutuhan bersih bahan baku HDPE selama periode perencanaan 26 minggu. Tiga metode lot sizing diterapkan untuk menentukan jumlah pemesanan optimal, yaitu Economic Order Quantity (EOQ), Silver Meal, dan Wagner-Whitin. Berdasarkan hasil penelitian, metode Wagner Whitin menghasilkan solusi rencana pemesanan bahan baku terbaik dengan total biaya persediaan sebesar Rp Rp13,933,587. Rancangan ini dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan pemesanan bahan baku yang lebih sistematis dan adaptif terhadap fluktuasi permintaan, serta berpotensi dikembangkan menjadi sistem informasi perencanaan bahan baku ke depannya.