digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak - Helmy Wibowo Halim
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

Indonesia merupakan wilayah dengan tingkat aktivitas seismik yang tinggi sehingga rehabilitasi seismik bangunan eksisting menjadi penting, khususnya pada gedung rumah sakit dengan ketidakberaturan torsi dan sudut dalam. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja seismik gedung rumah sakit eksisting serta membandingkan efektivitas Fluid Viscous Damper (FVD) dan Shear Wall sebagai metode retrofit berdasarkan ASCE 41-22. Analisis dilakukan menggunakan pemodelan tiga dimensi pada ETABS melalui Nonlinear Time History Analysis (NLTHA) terhadap tingkat gempa BSE-1E dan BSE-2E dengan evaluasi meliputi karakteristik dinamik, distribusi sendi plastis, Deformation Ratio, Demand Capacity Ratio (DCR), simpangan antar lantai, dan gaya geser struktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode mampu meningkatkan kinerja seismik struktur dan memenuhi target kinerja Immediate Occupancy (IO) pada tingkat gempa BSE-2E. FVD meningkatkan redaman efektif hingga sekitar 22–27% dan menurunkan periode fundamental hingga 35,02% dengan penambahan massa sekitar 0,08%, sedangkan Shear Wall meningkatkan kekakuan namun disertai penambahan massa dan gaya dalam yang lebih besar. Dengan demikian, FVD memberikan peningkatan kinerja seismik yang sebanding dengan Shear Wall melalui intervensi struktur yang lebih minimal.