Abstrak - Azmi Mahmud Bazeid
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Sistem penyelesaian kompetisi matematika modern berbasis Large Language
Model (LLM) masih menghadapi keterbatasan fundamental akibat
karakteristik model yang beroperasi sebagai mesin prediksi probabilistik.
Hal ini menyebabkan model mengalami kebutaan strategis, halusinasi
logika, dan pembengkakan konteks saat dihadapkan pada persoalan
matematika non-standar tingkat olimpiade. Tugas Akhir ini bertujuan untuk
mengembangkan dan mengevaluasi sebuah pipeline eksternal baru
yang mengintegrasikan strategi penalaran kognitif manusia untuk membimbing
LLM dalam menavigasi ruang solusi secara efisien. Sistem diuji
secara kuantitatif menggunakan sampel soal dari 10 kompetisi matematika
tingkat tinggi rentang tahun 2025 dan 2026 pada platform Math-
Arena dengan format jawaban numerik (final-answer). Berdasarkan hasil
evaluasi, pipeline utama berhasil meningkatkan akurasi model dasar secara
stabil dengan margin peningkatan sebesar 0 hingga 20 poin persentase
melalui pemastian konsistensi jawaban di seluruh run. Dari segi ekonomi
komputasi, arsitektur ini menjaga rasio biaya inferensi tetap optimal pada
rentang 3x–5x dari kondisi tanpa pipeline. Nilai ini jauh lebih efisien
dibandingkan tiga arsitektur eksperimental awal yang dibangun (Tree of
Thought, Plan-and-Solve, dan Forward-Backward Thinking) yang memicu
lonjakan biaya hingga 6,80x–7,19x lipat. Eksperimen secara empiris juga
memvalidasi adanya cross-over trend, di mana model penalaran yang lebih
kecil, ringan, dan murah jika didukung oleh pipeline utama mampu melampaui
akurasi model komersial besar tanpa pipeline dengan total pengeluaran
biaya yang tetap lebih rendah. Sebagai kesimpulan, orkestrasi strategi
penalaran proaktif melalui pipeline eksternal terbukti efektif meredam
kelemahan statistical guessing pada LLM dan mengoptimalkan penemuan
solusi pada kompetisi matematika berbasis jawaban numerik.
Perpustakaan Digital ITB