digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak -Keisha Ayu Sudiro
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

Industri tenun ikat merupakan sektor UMKM terbesar di Sumba Timur dan berperan sebagai sumber penghidupan bagi banyak perempuan, sekaligus menjadi bagian penting dari identitas dan nilai tradisional masyarakat setempat. Aktivitas menenun yang seharusnya di lestarikan ini menghadapi tantangan karena upaya pelestarian melalui perancangan alat tenun selama ini masih didominasi pendekatan teknis semata sehingga nilai - nilai tradisional belum terakomodasi dengan baik. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini b ertujuan mengembangkan parameter perancangan alat tenun ( wanggi tinung) yang mampu mengakomodasi proses tenun tradisional dan modern untuk memenuhi kebutuhan pengguna serta menyesuaikan dengan konteks dan fungsionalitas. Penelitian ini mengintegrasikan metode ATUMICS, Axiomatic Design (AD) , dan TRIZ untuk merumuskan parameter desain yang menjaga nilai tradisional sekaligus memenuhi kebutuhan fungsional alat tenun . Data dikumpulkan melalui observasi lapangan dan dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi customer needs (CN) , elemen tradisi yang perlu dipertahankan, serta permasalahan teknis yang muncul . Temuan tersebut selanjutnya dipetakan melalui kerangka AD untuk menghasilkan hubungan functional requirements (FR) da n Design Parameter (DP) , serta diselesaikan menggunakan prinsip - prinsip TRIZ ketika ditemukan kontradiksi desain yang membutuhkan solusi inovatif. Analisis observasi melalui pendekatan tematik menunjukkan bahwa temuan lapangan dapat dipetakan ke elemen - elemen ATUMICS dengan fokus pada shape sebagai dasar pertimbangan utama dalam perbaikan bentuk alat tenun. Proses ini menghasilkan 23 CN yang kemudian diterjemahkan melalui kerangka AD dan diselesaikan dengan TRIZ sehingga terbentuk 24 FR dan 24 DP sebagai landasan desain. Dari DP tersebut dirumuskan enam parameter perancangan kunci , yaitu sistem pengatur tegangan tubuh, tilang, sistem penahan ujung lua r tenunan, sistem pemisah lungsin atas dan bawah, tuka, dan sistem pemadat benang pakan .