Teknologi Augmented Reality (AR) dalam mobile commerce semakin banyak
digunakan untuk meningkatkan kualitas pengalaman belanja digital. Namun, bukti
empiris mengenai bagaimana karakteristik AR membentuk keterikatan penggunaan
berkelanjutan pengguna pada platform masih terbatas. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis pengaruh karakteristik AR terhadap user stickiness pada mcommerce
melalui kerangka Stimulus–Organism–Response. Pada penelitian ini
digunakan pendekatan kuantitatif dengan survei online terhadap 216 pengguna
aplikasi m-commerce berbasis AR di Indonesia. Data dianalisis menggunakan
Partial Least Squares–Structural Equation Modeling. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa vividness, interactivity, reality congruence, dan modality
richness berpengaruh positif terhadap customer satisfaction, yang selanjutnya
membentuk emotional attachment pengguna. Emotional attachment terbukti
menjadi determinan user stickiness, sementara customer satisfaction dan value cocreation
behavior tidak menunjukkan pengaruh langsung yang signifikan. Temuan
ini menegaskan bahwa customer satisfaction dan value co-creation behavior secara
signifikan berkontribusi terhadap user stickiness, namun pengaruh keduanya
sepenuhnya dimediasi oleh emotional attachment, mengindikasikan bahwa baik
kepuasan fungsional maupun partisipasi aktif pengguna hanya mampu mendorong
keterikatan jangka panjang apabila terlebih dahulu bertransformasi menjadi ikatan
afektif dengan platformPada penelitian ini diberikan kontribusi teoretis dengan
menempatkan emotional attachment sebagai mediator penting antara karakteristik
AR dan user stickiness, serta memberikan pemahaman tambahan mengenai peran
value co-creation behavior dalam konteks m-commerce berbasis teknologi AR.
Perpustakaan Digital ITB