Kontaminasi antibiotik fluorokuinolon di lingkungan perairan menjadi perhatian
global karena sifatnya yang persisten, sulit terdegradasi, dan berkontribusi terhadap
penyebaran resistensi antimikroba. Ciprofloxacin merupakan salah satu antibiotik
fluorokuinolon yang sering terdeteksi pada efluen instalasi pengolahan air limbah
akibat keterbatasan metode pengolahan konvensional. Fotokatalisis berbasis
semikonduktor oksida logam menawarkan alternatif untuk mendegradasi senyawa
tersebut melalui pembentukan spesies oksidatif reaktif. Dalam penelitian ini,
cerium oksida terdoping sulfur (CeO2:S) dikembangkan sebagai fotokatalis untuk
meningkatkan aktivitas fotodegradasi antibiotik fluorokuinolon di bawah iradiasi
UV. Material CeO2 dan CeO2:S disintesis menggunakan metode hidrotermal yang
diikuti dengan proses kalsinasi. Karakterisasi dilakukan untuk mengevaluasi
struktur kristal, morfologi, komposisi unsur, sifat optik, luas permukaan spesifik,
karakteristik pori, dan perilaku rekombinasi pembawa muatan. Hasil karakterisasi
menunjukkan bahwa seluruh sampel mempertahankan struktur fluorit kubik CeO2
tanpa pembentukan fase impuritas. Doping sulfur menyebabkan perubahan
parameter kisi dan ukuran kristalit serta menurunkan energi celah pita dari 2,77 eV
pada CeO2 menjadi 2,50 eV pada CeO2:S. Analisis BET menunjukkan bahwa
CeO2:S(1%) memiliki luas permukaan spesifik sebesar 73,97 m2
/g, lebih tinggi
dibandingkan CeO2 murni sebesar 59,42 m2
/g. Peningkatan luas permukaan
tersebut menyediakan lebih banyak area kontak antara fotokatalis dan molekul
ciprofloxacin, sehingga mendukung proses adsorpsi dan reaksi fotokatalitik. Uji
fotokatalitik menunjukkan bahwa CeO2:S(1%) menghasilkan aktivitas terbaik
dalam degradasi ciprofloxacin dibandingkan CeO2 murni maupun variasi doping
lainnya. Analisis kinetika menunjukkan bahwa proses degradasi mengikuti model
orde satu semu, sedangkan uji scavenger mengidentifikasi radikal superoksida
(O2•?) sebagai spesies reaktif dominan. Selain itu, CeO2:S(1%) menunjukkan
stabilitas yang baik setelah beberapa siklus penggunaan ulang. Hasil penelitian ini
membuka peluang pengembangan CeO2:S(1%) sebagai fotokatalis yang efisien dan
berkelanjutan untuk pengolahan limbah antibiotik di lingkungan perairan.
Perpustakaan Digital ITB