digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

2026 NISA NAJMA DLIYA ABSTRAK
PUBLIC Open In Flipbook Dwi Ary Fuziastuti

Total penerbitan sukuk global pada tahun 2024 mencapai USD205,1 miliar, sementara di Indonesia, per April 2026, terdapat 311 seri sukuk korporasi dengan nilai outstanding sebesar Rp92,82 triliun. Perkembangan tersebut mendorong berbagai penelitian mengenai pricing, yield, dan perilaku pasar sukuk. Namun, penelitian yang mengkaji mekanisme distribusi arus kas berdasarkan karakteristik akad masih relatif terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengembangkan model stokastik untuk mengevaluasi mekanisme pembayaran sukuk sesuai karakteristik akad. Penelitian dilakukan dengan membangun model arus kas sukuk Ijarah dan Mudharabah. Arus kas perusahaan penerbit dimodelkan menggunakan Geometric Brownian Motion, kemudian diintegrasikan ke dalam konstruksi cash flow waterfall yang merepresentasikan mekanisme pembayaran masing-masing akad. Melalui simulasi Monte Carlo, performa mekanisme pembayaran dievaluasi berdasarkan Holder Internal Rate of Return, Issuer Benefit Ratio, dan Repayment Success Probability pada berbagai kondisi ekonomi. Khusus untuk sukuk Mudharabah, dilakukan optimisasi multiobjektif menggunakan NSGA-II untuk memperoleh nisbah bagi hasil yang memaksimalkan Holder IRR dan IB Ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik akad memengaruhi distribusi manfaat ekonomi dan profil risiko yang tercermin pada ukuran performa struktur pembiayaan. Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa peningkatan drift meningkatkan stabilitas struktur pembiayaan, sedangkan peningkatan volatilitas menurunkan stabilitasnya. Selain itu, diperoleh nisbah bagi hasil optimal untuk sukuk Mudharabah dari perspektif perusahaan penerbit.