Industri pupuk memegang peranan krusial dalam menopang ketahanan pangan
nasional, termasuk industri amonia yang berperan sebagai bahan baku utamanya.
Amonia diproduksi dari gas sintesis, campuran gas hidrogen dan nitrogen yang
dihasilkan dari gas alam. Salah satu unit tahapan kunci dalam produksi gas hidrogen
melalui reaksi water gas shift yaitu low temperature shift converter. Tujuan utama
unit ini adalah untuk mengurangi konsentrasi karbon monoksida, yang dikenal
sebagai racun bagi katalis pada proses sintesis amonia selanjutnya. Katalis
komersial yang umum digunakan dalam unit low temperature shift converter yaitu
katalis Cu-Zn-Al. Hubungan antara kandungan mangan, sifat struktural, dan
aktivitas LTSC masih belum dipahami secara komprehensif.
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan katalis Cu-Zn-Al dengan
penambahan Mn sebagai promotor (0–2%) dan variasi temperatur kalsinasi (350–
425 °C). Karakterisasi meliputi XRF (komposisi oksida), XRD (struktur kristal dan
ukuran kristalit CuO), adsorpsi-desorpsi N2 (luas permukaan BET, volume pori,
diameter pori), TPR, serta uji aktivitas konversi CO dalam reaktor alir pada
temperatur 212 °C dan tekanan atmosferik. Hasil menunjukkan bahwa penambahan
Mn 2% (CZA?Mn2) menurunkan ukuran kristalit CuO (8,80 nm) dibandingkan
katalis tanpa Mn (10,07 nm), serta meningkatkan luas permukaan BET (79,54 m²/g)
dan volume pori (0,22 cm³/g). Kalsinasi CZA-Mn2 pada temperatur 425 °C
(CZAMn?425) menghasilkan diameter pori terbesar (119,19 Å) dan konversi CO
terbaik yang dapat menyaingi katalis komersial. Katalis komersial 2 memiliki luas
permukaan BET tertinggi (115,72 m²/g), kadar CuO tertinggi (45,85%), dan
stabilitas konversi yang paling konsisten. Katalis sintesis CZAMn?425
menunjukkan peningkatan konversi secara bertahap selama time on stream, yang
dikaitkan dengan pelepasan residu karbonat temperatur tinggi serta peran Mn dalam
membentuk situs aktif Cu–ZnOx. Secara keseluruhan, katalis sintesis CZA dengan
penambahan Mn 2% dengan temperatur kalsinasi 425 °C memiliki performa yang
kompetitif terhadap katalis komersial, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai
alternatif katalis untuk reaksi konversi CO.
Perpustakaan Digital ITB